BPMP Sulut Dampingi Pemkot Bitung Jalin Kerja Sama dengan Google

Jakarta, MANADONEWS – Kepala BPMP Sulawesi Utara (Sulut) Febry H.J Dien mendampingi Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melakukukan Audiens dengan Dirjen PaudDasmen Kemdikbud, Dr.Iwan Syahril, Ph.D.

Rombongan Pemkot Bitung yang dipimpin Wali Kota Ir. Maurits Mantiri, MM diterima di Kantor google Indonesia, Pasific Century Place, Rabu (11/01).

Audiensi menghasilkan kerjasama dengan Google Indonesia untuk pendidikan kota Bitung lewat Kemendikbud Ristek.

Kerja sama ini bukan saja berfokus kepada murid saja, akan tetapi berfokus kepada tenaga pendidik. Kerja sama yang dilakukan lewat program Merdeka Mengajar (PMM) adalah upayah yang dilakukan untuk transformasi digital sejalan dengan visi kota Bitung yaitu Bitung kota digital.

Dirjen Pauddasmen dr. Iwan Syahril PH.D menyampaikan data yang dimiliki Kemendikbud Ristek mengenai pendidikan di kota Bitung dari tingkat paud hingga menengah.

Bahkan dari data tersebut kerjasama yang digagas oleh kementerian pendidikan dan google indonesia atau lebih tepatnya google for education dilaksanakan, fitur dalam program platform merdeka mengajar adalah Google Workshop Education.

Baca Juga:  Mendagri Tito Karnavian Minta Inspektorat Pastikan 5 Program Prioritas Dilaksanakan Pemda

Terdapat banyak video pembelajaran sehingga diharapkan para tenaga pendidik mampu menciptakan sebuah inovasi cara mengajar yang lebih menarik dan interaktif kepada siswa.

“Pendidikan yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Bitung berdasarkan kajian analisis Rapor Pendidikan,” tuturnya.

Dirjen Pauddasmen berharap BPMP Provinsi Sulawesi Utara dapat membentuk Tim untuk membantu dan melakukan pendampingan bagi Pemkot Bitung melalui Dinas Pendidikan.

Pada kesempatan yang sama Tim Google indonesia juga menyampaikan materi Google for Education Indonesia serta aktivasi dan pemanfaatan akun Belajar.id.

Hal ini berkaitan dengan misi google for education yang tujuan utama proses pembelajaran terjadi atau dapat dilakukan di mana pun tanpa terbatas ruang dan waktu kemudian proses belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

“Sehingga siswa yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang berbeda dapat terakomodir. Siswa tidak terbatas pada ruang kelas. Transformasi digital dapat terlaksana jika tenaga pendidiknya mampu bertransformasi digital,” ujar Olivia dari Tim Goggle for Education.

Google juga menyediakan sertifikasi google secara internasional untuk pendidik. “Di kota bitung baru satu orang. Sertifikasinya memang berbayar hal ini agar para guru memiliki komitmen biaya tesnya 10 dolar atau kurang lebih Rp. 150.000 dan dari google menyediakan voucher (subsidi discount). Guru-guru harus punya kapasitas,” tukasnya.

Baca Juga:  KPU Minahasa Matangkan Persiapan Debat Kandidat

Sementara itu, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri menegaskan komitmen untuk menjalankan Kebijakan program Merdeka Belajar. Dengan memberikan ruang bagi Kemdikbud Ristek untuk mengimplementasikan program prioritas di Kota Bitung.

Hadir pula, Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, Sekretaris kota Bitung Ir. Rudy Theno, serta rombongan. (Youngky)

Pos terkait