Peduli Budaya, Almarhum Fanny Legoh di Mata Wartawan

Almarhum Fanny Legoh semasa hidup

Manado – Legislator Sulut Fanny Legoh meninggal dunia akibat sakit di Rumah Sakit Advent Teling Kota Manado, Kamis (12/1/2023).

Duduk di gedung cengkih sejak 2014 anggota Fraksi PDI Perjuangan ini dinilai memiliki etos kerja tinggi memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Almarhum sangat responsif menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk melanjutkan kepada eksekutif,” jelas Sonny Tadjure, wartawan sekaligus pemilik media Bunaken.co.id, Sabtu (14/1/2023).

Senada diungkapkan Jefrie Montolalu, wartawan senior yang pernah meliput di DPRD Sulut.

Menurut Jefrie, sosok Almarhum Fanny Legoh memiliki wawasan luas serta peduli terhadap kebudayaan daerah.

“Almarhum sangat konsen terhadap pelestarian kebudayaan dan punya pengetahuan tentang sejarah kebudayaan,” kata Jefrie.

Sebelumnya Ketua Fraksi DPRD Sulut Rocky Wowor menyampaikan rasa sedih dan duka yang mendalam atas berpulangnya Fanny Legoh.

“Almarhum adalah figur senior dalam partai maupun dalam pengalaman hidup. Beliau selalu memberikan masukan dan dukungan untuk saya maupun fraksi,” tutur Wowor.

Baca Juga:  Skuad Junior PBSI Siap All Out di WJC Selandia Baru

Ungkap Wowor, dalam setiap kesempatan berdiskusi empat mata bersama Almarhum Fanny Legoh, Wowor mengaku banyak mendapatkan berbagai masukan dan wejangan dari Almarhum.

“Almarhum tipe visioner, terlebih dalam segi budaya. Dia selalu memberikan masukan untuk kemajuan daerah,” kenang Rocky Wowor.

(***JerryPalohoon)

Pos terkait