Example floating
Example floating
ADVETORIAL

Turun ke Dapil, DPRD Sulut Lakukan Penguatan Wawasan Kebangsaan kepada Masyarakat

×

Turun ke Dapil, DPRD Sulut Lakukan Penguatan Wawasan Kebangsaan kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Manado – Selang 13 hingga 28 Februari 2023 ini, seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Anggota Komisi 1 DPRD Sulut, Herol Vresly Kaawoan (HVK), melaksanakan Sosbang di Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Selasa (21/2/2023).

MANTOS MANTOS

Menariknya, dalam kegiatan ini Herol Kaawoan menggandeng sejumlah kaum milenial yakni puluhan pemuda dari GMIM Getsemani Lansot Sarongsong.

Sosialisasi turut menghadirkan narasumber yaitu Novita Lumintang, SSTP, MSi, Bendahara Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Sulut.

Salah satu peserta, Mikha Rondonuwu, menyampaikam apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan.

“Di mana kaum milenial boleh mendapat pengetahuan lebih banyak tentang bagaimana cara masyarakat hidup berbangsa dan bernegara yang baik,” jelas Mikha Rondonuwu.

Herol Kaawoan yang merupakan putra asli Lansot Tomohon ini berharap, melalui Sosbang akan mampu menggugah para kaum milenial untuk turut terlibat aktif dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Binilang Serahkan Bantuan ke 30 Kelompok Tani

“Tentunya berpedoman pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI,” tutur Kaawoan.

Anggota DPRD I Nyoman Sarwa di hari yang sama melaksanakan Sosbang di Dapil Bolmong Raya tepatnya di Desa Werdhi Agung Timur, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow.

I Nyoman Sarwa memberikan penguatan pemahaman tentang 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

“Semuanya adalah satu kesatuan menuju masyarakat yang adil dan makmur,” terang I Nyoman Sarwa pada Sosbang yang dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Sementara Ketua Komisi 1 Raski Mokodompit melaksanakan Sosbang di Kota Kotamobagu yang disaksikan langsung Sekretaris DPRD Sulut, Sandra Moniaga dan sejumlah pejabat sekretariatan.

Politisi Golkar ini mengungkapkan maksud pelaksanaan Sosbang untuk meningkatkan jiwa kebangsaan terutama melawan ancaman yang dapat memecah persatuan dan kesatuan.

“Menumbuhkan dan memperkuat kembali rasa nasionalisme untuk menjaga bangsa. Paham radikalisme, tidak bisa disangkal masih banyak. Kita akan semakin memahami bahwa perbedaan itu adalah kekuatan, dan perbedaan harus kita hargai dengan mencintai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Raski Mokodompit.

Baca Juga:  Fanny Legoh: KORMI Sulut Mendukung Pemerintah di Bidang Olahraga Rekreasi 

Anggota DPRD Melky Jakhin Pangemanan (MJP) juga turun ke Dapil melaksanakan Sosbang. Kali ini politisi PSI menjumpai masyarakat Kecamatan Kalawat di Kabupaten Minahasa Utara.

Melky Pangemanan mengingatkan masyarakat untuk menghargai perbedaan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

“Perbedaan merupakan kekayaan bagian dari kearifan lokal bangsa Indonesia. Penghargaan terhadap perbedaan bagi kami di DPRD salah-satunya melalui produk peraturan daerah perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas serta bantuan hukum bagi orang miskin,” ujar Melky Pangemanan di suatu kesempatan.

Provinsi Sulawesi Utara, kata MJP, adalah barometer kerukunan dan toleransi di Indonesia. Masyarakat harus ikut berkontribusi menghasilkan kehidupan yang sejahtera.

“Karena daerah kita aman, masyarakatnya moderat hingga pembangunan bisa terus digenjot. Untuk itu kita wajib mempertahankan identitas Sulawesi Utara sebagai daerah paling toleran,” terang Melky Pangemanan. (Advertorial/JerryPalohoon)

 

Example 120x600