Example floating
Example floating
Kotamobagu

Peran Pemuda Lintas Gereja dalam Meningkatkan Toleransi Umat Beragama di Kota Kotamobagu

×

Peran Pemuda Lintas Gereja dalam Meningkatkan Toleransi Umat Beragama di Kota Kotamobagu

Sebarkan artikel ini
Pemuda Lintas Gereja Berfoto Bersama Dengan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan. SH usai Shalat Id

Manadonews.co,id, Kotamobagu – Perayaan Hari Raya Idul Fitri atau yang sering dikenal dengan sebutan Lebaran, merupakan momen yang paling dinantikan oleh umat Muslim di Kota Kotamobagu

Selain menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga dan teman-teman, perayaan ini juga menjadi wujud syukur atas sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.

MANTOS MANTOS

Namun, tidak hanya umat Muslim saja yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. Di Kotamobagu, keberagaman agama yang sangat kental,

Perayaan ini juga dirayakan oleh umat non-Muslim seperti pemuda lintas Gereja Kristen dan Katolik

Aparat keamanan dari unsur TNI/Polri dibantu pemuda gereja mengamankan kegiatan salat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur Kotamobagu

Dan yang menarik, di daerah sini, terdapat tradisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun, yaitu pemuda lintas gereja yang bersama-sama menjaga pelaksanaan Sholat Id di masjid-masjid.

Pemuda lintas gereja ini terdiri dari pemuda-pemuda dari berbagai agama seperti Islam, Kristen, dan Katolik.

Mereka menggunakan seragam masing-masing bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Sholat Id.

Baca Juga:  Cegah Kelangkaan Elpiji 275 Pangkalan di Kotamobagu Terus di Awasi

Selain itu, mereka juga membantu memperlancar jalannya sholat dengan mengatur para jamaah, mengatur kenderaan agar mudah usai Sholat tidak macet serta memberikan informasi terkait pelaksanaan sholat kepada jamaah yang belum mengetahuinya.

Tentu saja, keberadaan pemuda lintas gereja ini sangat penting untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Kotamobagu

Melalui aksi nyata mereka, pemuda lintas gereja membuktikan bahwa keberagaman agama tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati dan bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Selain itu, kehadiran pemuda lintas gereja ini juga menunjukkan bahwa toleransi antar umat beragama di Kotamobagu masih tetap terjaga dengan baik.

Dengan saling menghormati dan bekerja sama, umat beragama dan dapat hidup berdampingan dalam kerukunan dan perdamaian.

Tradisi pemuda lintas gereja seperti memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya toleransi antar umat beragama kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda.

Dalam kesempatan ini, mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Kotamobagu dengan selalu menghargai perbedaan dan bekerja sama untuk memajukan bangsa ini.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Kotamobagu Gratiskan Alsintan Kepada Petani

Semoga tradisi pemuda lintas gereja yang ada di beberapa daerah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Amatan awak media Manadonews, ketika sholat Id selesai, pada saat itu beberapa pemuda bergegas ke tengah jalan untuk membantu menyeberang jalan dan mengatur lalu lintas.

Mereka pun menyalami tangan warga yang mengakhiri shalat Idul Fitri mengucapkan selamat atas kemenangan di hari Fitri ini.

Nampak keterlibatan Ormas pemuda KNPI Kotamobagu, Pemuda Gereja GPdI, GMIBM, Khatolik , GBI dan Wanita Katolik Kotamobagu serta GAMKI Kotamobagu

“Kegiatan ini juga sekaligus menjalin tali silaturahmi antarwarga atau pemuda sehingga menciptakan suasana yang harmonis antarumat beragama,” jelas salah satu korlap pemuda Lintas Gereja, Oske Sayow  (David)

Example 120x600