Kotamobagu

Tata Gereja GBI Memahami Kewajiban Pejabat Gereja Bethel Indonesia terhadap Jemaat Lokal

Manadonews, Reliji – Mengenal tata tertib gereja GBI (2021) dalam Bab III mengenai kewajiban pejabat GBI terhadap jemaat.

Dalam Pasal 22, terdapat berbagai tanggung jawab penting yang harus diemban oleh pejabat GBI, mulai dari pelayanan penuh kasih kepada jemaat, pembangunan iman dan kasih kepada Tuhan, hingga pertumbuhan jemaat lokal dan memberikan persembahan persepuluhan.

Memahami lebih dalam mengenai peran dan kewajiban pejabat GBI dalam melayani jemaat.

Gereja Bethel Indonesia (GBI) adalah salah satu gereja yang memiliki tata tertib yang terstruktur untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan yang baik.

Pada tahun 2021, GBI memiliki tata tertib yang mengatur berbagai aspek kehidupan gereja, termasuk kewajiban pejabat gereja terhadap jemaat.

Dalam Bab III, terdapat Pasal 22 yang menguraikan tanggung jawab pejabat GBI terhadap jemaat.

Menyadari pentingnya peran pejabat gereja dalam memimpin dan melayani jemaat, GBI menegaskan beberapa kewajiban yang harus diemban oleh pejabat gereja.

Mari kita eksplor lebih lanjut mengenai hal ini.

  1. Melayani dengan Kasih dan Pengorbanan:

Kewajiban pertama yang diemban oleh pejabat GBI terhadap jemaat adalah melayani dengan penuh kasih dan pengorbanan.

Ini merujuk pada ajaran Alkitab yang ditemukan dalam Kisah Rasul 20:20-27; 31-35, yang menggambarkan teladan pelayanan yang penuh dedikasi dan kasih kepada jemaat.

Pejabat GBI dipanggil untuk melayani jemaat lokal GBI yang dipercayakan kepada mereka oleh Tuhan dengan penuh cinta dan pengorbanan.

Hal ini melibatkan memberikan dukungan spiritual, mendengarkan, memahami kebutuhan jemaat, dan berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan dan pertumbuhan rohani jemaat.

  1. Membangun Iman dan Kasih kepada Tuhan:

Selanjutnya, pejabat GBI memiliki tanggung jawab untuk membangun iman dan kasih kepada Tuhan.

Mereka diharapkan menjadi teladan bagi jemaat dalam hidup yang kudus, bergantung pada Firman Tuhan, berdoa, dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.

Dengan memperkuat iman dan kasih mereka kepada Tuhan, pejabat GBI dapat mengilhami jemaat untuk tumbuh dalam hubungan mereka dengan Tuhan dan mengalami transformasi hidup yang lebih dalam.

  1. Mendorong Pertumbuhan Jemaat GBI:

Tanggung jawab pejabat GBI juga meliputi menumbuhkembangkan jemaat lokal GBI serta cabang-cabang dan ranting-rantingnya.

Pejabat GBI memiliki peran penting dalam memastikan pertumbuhan gereja secara rohani dan jumlah anggota jemaat.

Hal ini melibatkan pembinaan dan pembimbingan jemaat, pengembangan program pelayanan yang relevan, serta pengorganisasian kegiatan keagamaan yang dapat memperkuat persekutuan antarjemaat dan memperteguh hubungan dengan Tuhan.

  1. Memberikan Persembahan Persepuluhan:

Salah satu aspek penting dalam tata tertib GBI adalah kewajiban pejabat GBI untuk memberikan persembahan persepuluhan pada perbendaharaan jemaat lokal GBI.

Persepuluhan merupakan prinsip memberikan sepuluh persen dari pendapatan kepada Tuhan sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan atas berkat yang diterima.

Dalam memberikan persembahan persepuluhan, pejabat GBI menunjukkan teladan yang baik bagi jemaat dalam hal ketaatan dan pengelolaan keuangan yang bijaksana.

  1. Terhisab dalam Jemaat Lokal GBI:

Terakhir, pejabat GBI diharapkan menjadi bagian (terhisab) dalam suatu jemaat lokal GBI.

Ini berarti mereka tidak hanya bertugas sebagai pemimpin gereja, tetapi juga sebagai anggota yang aktif, yang berpartisipasi dalam kehidupan dan kegiatan jemaat secara keseluruhan.

Dengan terhisab dalam jemaat, pejabat GBI dapat membangun hubungan yang erat dengan jemaat, saling mendorong, dan tumbuh bersama dalam iman.

Tata tertib GBI (2021) mengatur berbagai aspek kehidupan gereja, termasuk peran dan kewajiban pejabat GBI terhadap jemaat.

Dalam Bab III, Pasal 22 menguraikan tanggung jawab pejabat GBI yang meliputi pelayanan dengan kasih dan pengorbanan, membangun iman dan kasih kepada Tuhan, menumbuhkembangkan jemaat lokal GBI, memberikan persembahan persepuluhan, dan menjadi bagian dalam jemaat.

Dengan memahami dan melaksanakan kewajiban ini, pejabat GBI dapat memberikan pelayanan yang baik kepada jemaat lokal, memimpin dengan teladan yang baik, dan memperkuat pertumbuhan rohani dan kesaksian gereja lokal. (David)

 

 

 

 

Exit mobile version