Awali Kampanye dengan Doa Bersama, HRM Ajak Kader Partai Solid Menangkan Ganjar-Mahfud

Tahuna, MANADONEWS.CO.ID – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sangihe awali kampanye dengan melaksanakan doa bersama Rabu (29/11/2023).

Pada agenda kepartaian tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sangihe Drs Hironimus Rompas Makagansa, MSi menyentil sejumlah acuan yang telah

Bacaan Lainnya

di tetapkan partai yang berlambang kepala banteng moncong putih.

“Secara khusus bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kita memiliki apa yang di kenal dengan Trisakti, Berdaulat di bidang Politik, Berdikari di bidang Ekonomi dan Berkepribadian dalam Budaya. Ini semua telah di ramu dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah merumuskan dalam skenario Pembangunan nasional yang kita kenal dengan Nawacita,” urainya.

Selain itu, Nawacita ini adalah panduan bagi kader partai dalam bergerak termasuk panduan bagi seorang yang akan memimpin bangsa Indonesia.

“Bapak Presiden kita Jokowi dalam Sembilan tahun kepemimpinannya acuannya adalah Nawacita yang di percayakan kepada petugas partai untuk di laksanakan,” jelasnya.

Awali Kampanye
Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Sangihe Drs Hironimus Rompas Makagansa,MSi (HRM)

Untuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kata Ompa, siapapun nanti pemimpinnya acuannya Nawacita.

“Sehingga sebagai konsekuensi konstitusional presiden itu hanya memimpin dua periode dan Nawacita menjawab itu,” katanya.

Lebih lanjut, kenapa Presiden Jokowi sangat baik dalam kepemimpinannya kenapa tidak di lanjutkan, di lihat dari sisi tersebut tentunya tidak

ada masalah.

“Namun tentunya ketika di hadapkan dengan persoalan konstitusi sebagaimana komitmen dari ibu Megawati Soekarnoputri ketika ada kelompok yang menawarkan melalui aspirasi bahkan masyarakat menghendaki presiden harus tiga periode ibu Ketua Umum PDI Perjuangan yang berpegang teguh pada konstitusi negara beliau tidak mengiyakan itu,” ujarnya di hadapan para kader.

Tidak hanya itu, lanjut mantan Bupati Sangihe ini ketika ketua Mahkamah Konstitusi (MK) di berhentikan berarti ada sesuatu yang keliru

di sana.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kab. Sangihe Ferdy Sondakh, SE (Ko Didi jo)

“Pertanyaan lain ketika keputusan MK tetap berlaku kenapa tidak di anulir dan tetap berlaku, di sinilah letaknya kesungguhan hati dari pada PDI Perjuangan untuk memperjuangkan kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga mekanisme lima tahunan itu tidak akan terganggu,” jelasnya dalam keputusan MK yang kontroversial yang belakangan ramai jadi konsumsi publik.

Karena itu, lanjut Makagansa ketika keputusan ini di tindak lanjuti atau banding maka proses lima tahunan tahapan pemilu yang sementara berjalan akan tertunda dan ketika proses banding belum di putuskan di situlah periode presiden di perpanjang.

“Terkait hal inilah para pakar hukum termasuk Mahfud MD memberikan sejumlah pertimbangan dengan mengabaikan proses banding sehingga hajatan lima tahunan tetap berjalan atau tidak terhambat,” jelasnya.

Ia berharap dalam momentum doa bersama mengawali masa kampanye seluruh kader berjalan dengan misi yang sama untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Tentunya kehadiran kita semua saat ini merupakan jawaban bahwa kita ada dalam rampak barisan yang sama menuju kesejahteraan bersama untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Pilpres 14 Februari nanti,” tegasnya.

Ketua BMOD/BMI Kab. Sangihe Aditya Johanes Seliang (AJS)

Selain dari pada itu, ia mengajak kader partai untuk terus memperkuat konsolidasi kepartaian sehingga cita-cita kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia bisa terwujud.

“Hari ini kita memulai dengan doa bersama dengan keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Esa menuntun kita untuk mencapai cita-cita bersama, oleh sebab itu tentunya kepada para kader mari kita perkuat konsolidasi kita, kita perkuat kekompakan sehingga apa yang kita harapkan bisa kita capai bersama,” tukasnya.

Awali kampanye dengan doa bersama di hadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sangihe Ferdy Sondakh SE, Bendahara DPC Denny Roy Tampi SE, Fraksi PDI Perjuangan Sangihe, Pengurus DPC, PAC, Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dapil Nusa Utara Aditya Johanes Seliang (AJS), Emyta Petahiang dan 25 Caleg DPRD Kabupaten Sangihe.

(RiTa)

 

Baca Juga:  Fenomena La Nina, Ferdy Sondakh Peringatkan Pemkab dan Masyarakat Sangihe

Pos terkait