Cara Ini Dilakukan KPU untuk Menghindari Kasus Kematian 800 Petugas KPPS di Pemilu 2019 Terulang Kembali

Komisioner KPU Sulut Awaluddin Umbola

Manado – Selain keberhasilan pelaksanaan Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib memberikan jaminan keselamatan kerja bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Hal ini menurut komisioner KPU Sulut, Awaluddin Umbola, mengacu pada 800 lebih anggota KPPS yang meninggal dunia dalam pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Bacaan Lainnya

“Di 2019 sebanyak 800 lebih petugas KPPS meninggal dunia. Sesuai kajian mereka kelelahan akibat kelebihan beban kerja. Hal itu jangan terulang kembali,” kata Awaludin Umbola dalam Media Gathering Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024 di Rumah Kopi Billy Kawasan Megamas, Rabu (6/12/2023).

Sehingga, lanjut Umbola, seluruh anggota KPPS untuk pelaksanaan Pemilu 2024 akan menjalani bimbingan teknis dan pemeriksaan kesehatan.

“Tujuh petugas KPPS di setiap TPS akan menjalani pemeriksaan kesehatan, serta  bimtek untuk memastikan pembagian beban kerja. Pengalaman lalu beban kerja lebih banyak diberikan kepada dua atau tiga orang yang mengikuti bimtek, mereka mengalami kelelahan,” tandas Umbola.

Baca Juga:  LPAI Sulut Mengecam Keras Pelaku Pembunuhan, Polda Perlu Bekerja Sama Membentuk Satgas Perlindungan Anak

Ditambahkannya, untuk Sulawesi Utara KPPS akan disebarkan di 8.000 TPS.

“Perekrutan tanggal 11 nanti, usia minimal 17 tahun dan maksimal 55 tahun. Pemeriksaan kesehatan gratis bekerjasama dengan kementerian kesehatan,” terang Umbola.

Media Gathering dihadiri komisioner KPU Kenly Poluan dan Meidy Tinangon, serta sekretaris Lucky Majanto.

(JerryPalohoon)

 

Pos terkait