Example floating
Example floating
BeritaDaerahEkonomi & BisnisNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi Utara

Melonjaknya Harga Cabe di Sangihe Mendapat Perhatian Pj. Bupati Sangihe

×

Melonjaknya Harga Cabe di Sangihe Mendapat Perhatian Pj. Bupati Sangihe

Sebarkan artikel ini
harga cabe

Tahuna, MANADONEWS.CO.ID – Penjabat Bupati dr. Rinny Tamuntuan menanggapi lonjakan drastis harga cabe atau rica di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mencapai Rp 120 ribu/kilogram.

Dalam rapat evaluasi penyerapan anggaran OPD, Rinny menjelaskan bahwa lonjakan harga cabe di Sangihe mengikuti harga di Kota Manado, karena masih bergantung pada pasokan dari sana, meski Sangihe memiliki produk lokal, ketergantungan pada pasokan Manado menjadi faktor utama.

MANTOS MANTOS

Tamuntuan mengakui kualitas panen cabe di Sangihe sangat baik, tetapi menekankan perlunya klarifikasi lebih lanjut terkait data kebutuhan dan penjadwalan waktu tanam agar panen dapat di lakukan secara teratur.

Ia berharap dengan penjadwalan yang baik, ketergantungan terhadap pasokan dari Manado dapat di minimalkan.

Baca Juga:  Gubernur Sulut dan Bupati VAP Tinjau Lokasi Pembangunan Jalan Tol

Bupati perempuan Sangihe ini juga memberikan himbauan kepada pedagang dan petani setempat untuk tidak mengikuti secara langsung di Manado, terutama jika hasil panen di Sangihe memuaskan.

Mengingat mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru, Tamuntuan meminta agar harga cabe di Sangihe tetap di pertahankan, mengingat Pemerintah telah memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani.

“Saya mengajak petani dan pedagang untuk mempertahankan harga pasar di Sangihe, karena kita sudah mendapat bantuan dari Pemerintah. Saya juga menghimbau masyarakat, termasuk ASN dan ibu-ibu pejabat, untuk aktif menanam cabe di halaman rumah atau polibek sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga,” tegas Rinny Tamuntuan Jumat (08/12/2023). (***/RiTa)

 

Example 120x600