Example floating
Example floating
BeritaBerita TerbaruBerita UtamaManadoSulawesi Utara

Brigjen TNI Wakhyono Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di Makodam Merdeka

×

Brigjen TNI Wakhyono Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di Makodam Merdeka

Sebarkan artikel ini

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wakhyono bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 tahun 2024, Senin (20/5/2024) di Markas Kodam XIII/Merdeka.

Upacara peringatan Harkitnas tahun 2024 ini mengusung tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” itu diikuti oleh pejabat utama dan Prajurit serta PNS Kodam XIII/Merdeka.

MANTOS MANTOS

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Budi Arie Setiadi dalam amanatnya yang dibacakan Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka mengatakan, kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri dan kemajuan. Kemajuan telah terpampang di depan mata, untuk itu kita mesti tanggap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2024”.

Baca Juga:  Robby Dondokambey: Pancasila Anugerah Terindah bagi Bangsa Indonesia

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerja sama memanfaatkan momentum kebangkitan kedua untuk menuju Indonesia Emas 2045,” kata Brigjen TNI Wakhyono.

Dikatakan Wakhyono bahwa, hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita akan pentingnya refleksi sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, dimana pada masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia dan inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.

Kita berada pada fase kebangkitan yang kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa, berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu.

“Kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru, kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini,” ujar mantan Dirum Pusziad itu. (Regwilnnlhy)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *