BeritaBerita TerbaruBerita UtamaMinahasaSulawesi Utara

Gebrakan Tanam Padi Kodim Minahasa Pendampingan Ketahanan Pangan Nasional

MINAHASA,MANADONEWS.CO.ID- Sebagai upaya untuk memberikan contoh dan memotivasi warganya menggalakkan ketahanan pangan di wilayah teritorialnya. Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Inf Mutakbir melaksanakan penanaman padi sawah yang berada di wilayah Koramil 1302-03/Kakas tepatnya Desa Toliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (7/6/2024).

Kegiatan penanaman padi sawah ini merupakan langkah dan upaya TNI khususnya Kodim 1302/Minahasa dalam mendukung program khususnya swasembada pangan melalui program “Gebrakan Kodim 1302/Minahasa Bersama Rakyat Dalam Penambahan Areal Tanam (PAT) Padi Sawah”, dalam rangka peran TNI Angkatan Darat dalam menunjang dan mensukseskan program pemerintah demi ketahanan pangan nasional.

Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Mutakbir dalam sambutannya mengatakan, pertama-tama patutlah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena pada hari ini kita bisa berkumpul ditempat ini dalam kegiatan Gebrakan Kodim 1302/Minahasa Bersama Rakyat, Dalam Penambahan Areal Tanam (PAT).

“Kementerian pertanian dan TNI Angkatan Darat sudah melakukan MoU atau kerjasama dalam rangka meningkatkan hasil pertanian mulai dari padi sawah, padi tadah hujan dan tanaman jagung dan tanaman padi lainnnya,” kata Dandim.

Dikatakannya, ini salah satu kegiatan penambahan arial tanam di sinyalir dengan fakta yang ada, bahwa banyak lahan-lahan pertanian pada saat ini kurang diolah, banyak faktor yang menyebabkan salah satunya adalah sarana dan prasarana alat pertanian dan keperluan air yang kurang memadai serta minat masyarakat dan anak-anak kita lebih banyak bermain gadjet dan lari ke kota untuk mencari pekerjaan sehingga minat bertani sudah mulai  berkurang.

“Hal inilah yang menyebabkan krisis bahan pangan, bahkan wilayah lain juga banyak mengalami Krisis pangan, sehingga ini berdampak pada kebutuhan pakan seperti naik nya harga jagung, harga pakan, telur, sembako, daging dan beras,” ungkap Mutakbir.

Ditambahkannya, berdasarkan hal tersebut maka kita melaksanakan kerja sama untuk melakukan pengiriman beras sehingga memperlakukan biaya transpor yang menyebabkan kenaikan pada harga beras, sehingga daya beli masyarakat berkurang, disisi lain minat untuk menanam juga berkurang di tambah lagi kita saat ini dihadapkan dengan harga sembako yang cukup tinggi.

“Dengan adanya program dari Kementerian Pertanian RI dengan TNI Angkatan Darat, melalui kegiatan Penambahan Arial Tanam (PAT) Kodim 1302/Minahasa bersama dengan Dinas Pertanian, Polri dan PU sudah melaksanakan kerja sama supaya ada penambahan areal tanam yang kurang produktif seperti tahun lalu yang tidak diolah maka tahun ini akan kita olah,”tandasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kakas Induk Veky Rombot, Sekcam kakas Barat  Rudi kolang, Kapolsek kakas Iptu Martua B. Sitanggang, Danramil 1302-03/kakas Letda Inf Jantje wulur, Kepala BPP Kakas Induk Stevi Kaparang, Kepala BPP Kakas Barat Marica Tambalangi, Hukum Tua Touliang Harce Tangkulung, Tokoh Masyarakat Desa touliang Kakas Adrianus Nickson Watung dan Pdt Dinansi Moksin. (Warno/Regwilnnlhy)

Exit mobile version