AgamaBeritaBerita TerbaruBerita UtamaMinahasaRelijiSulawesi Utara

Kasdam Merdeka Ikuti Misa Pesta Pelindung Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Sonder

MINAHASA,MANADONEWS.CO.ID– Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto bersama Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Ati Yustinus mengikuti misa pesta pelindung gereja katolik Paroki Hati Kudus Yesus Sonder, Minggu (9/6/2024) di Desa Tounelet, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.

Pada kegiatan perayaan misa yang dipimpin oleh pastor paroki Hati Kudus Yesus Sonder RP Ibrahim Riberu OCD, Kasdam duduk di tengah tengah umat lain secara bersama sama sambil berdoa.

Selain itu Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto tak hanya didampingi Ibu, Wadanrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, Pabung Tomohon Kodim 1302/Minahasa Mayor Cba Novel Maridjan, Kasi Rohani Katolik Bintaljarahdam XIII/Merdeka Mayor Cba Robby Rengkung, Danramil 1302-10 Sonder Kapten Arm Joni dan Babinsa Koramil 1302-10 Sonder Serka Novi Pontoh turut hadir dalam perayaan misa pesta pelindung gereja katolik Paroki Hati Kudus Yesus Sonder.

Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto mengatakan pesta pelindung adalah perayaan yang dilaksanakan oleh gereja katolik dan umat katolik di seluruh dunia untuk memperingati dan menghormati Santo atau Santa pelindung tertentu yang dipilih setiap gereja katolik.

“Hati Kudus Yesus merupakan nama pelindung di gereja Katolik Sonder Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa,” kata Kasdam

Dikatakan Yustinus, bahwa gereja katolik Paroki Hati Kudus Sonder ini memilih Hati Kudus Yesus sebagai dasar yang dipakai untuk pelindung Paroki karena semangat untuk menyalurkan rahmat dan doa berpusat dari Hati Kudus Yesus yang selalu memancarkan kasih ke semua orang teristimewa bagi umat Katolik yang ada di Desa Tounelet, dengan harapan semua umat yang berada di Paroki Hati Kudus Yesus memiliki hati yang terbakar oleh semangat pelayanan kasih walau hatinya sendiri terluka.

“Oleh karena itu di dalam gereja diletakkan gambar atau simbol dari Hati Kudus Yesus yang terbakar walau berduri, diharapkan melalui gambar itu kita umat yang melihatnya menjadi teringat dan hidup kembali semangat pelayanannya bagi siapa saja,” tandas mantan Danrem 051/Wijayakarta. (Regwilnnlhy)

 

Exit mobile version