MINUT,MANADONEWS.CO.ID- Kompi Kavaleri (Kikav) 10/Manguni Setia Cakti (MSC) bekerja sama dengan PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Sulawesi Utara menggelar latihan menunggang kuda untuk prajurit Kikav 10/MSC.
Kompi Kavaleri (Kikav) 10/Manguni Setia Cakti sebagai bagian dari Kodam XIII/Merdeka dilatih untuk menunggang kuda sebagai bagian dari keterampilan tempur dan tugas-tugas militer. Latihan ini meliputi pengenalan kuda, gerakan Walking, Trot, Canter dan Gallop serta pemeliharaan dan perawatan kuda.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam bidang berkuda, yang juga merupakan bagian dari pembinaan fisik dan mental prajurit. Selain itu, kerjasama ini menunjukkan adanya sinergi antara instansi militer dan organisasi olahraga untuk mencapai tujuan bersama.
Sebanyak 10 prajurit Kikav 10/MSC yang dipimpin Sertu Benny Wahyudi akan menjalani latihan intensif bertempat di Yoga Stabel Tompasso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Komandan Kompi Kavaleri (Dankikav) 10/MSC Kapten Kav Frans Tambaraja Purba mengatakan bahwa bagi prajurit Kavaleri, kemampuan menunggang kuda wajib dimiliki mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira.
“Tradisi berkuda pada bidang militer masih dipertahanakan khususnya oleh satuan Kavaleri hingga saat ini karena sejarahnya Kavaleri terbentuk dimulai dari pasukan berkuda,” kata Dankikav 10/MSC Kapten Kav Frans Tambaraja Purba, pada Selasa (5/8/2025) via telepon genggamnya.
Dia menjelaskan Kikav 10/MSC merupakan satuan bantuan tempur dibawah Kodam XIII/Merdeka dengan tugas pokok untuk mendukung kegiatan pengamanan di wilayah Sulawesi Utara yang notabene merupakan wilayah perbatasan maritim antara Indonesia dan Negara Filipina serta pengamanan objek vital dan pengamanan VIP/VVIP. Selain itu, satuan ini dikenal memiliki kemampuan tempur yang tinggi dengan menggunakan kendaraan tempur seperti panser Tarantula dan Anoa.
“Pasukan berkuda Kavaleri Kikav 10/MSC memang melakukan refresh ilmu berkuda, dan ini adalah bagian dari upaya Korps Kavaleri untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas kavaleri,” ujarnya.
Menurut Kapten Frans, refresh ilmu berkuda sangat bermanfaat bagi pasukan berkuda Kikav 10/MSC untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menunggang kuda, yang merupakan bagian penting dari tradisi Kavaleri. Ini juga menunjukkan komitmen Kikav 10/MSC untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan.
“Dulu, Kavaleri berkuda adalah kekuatan utama dalam pertempuran, namun seiring perkembangan teknologi, perannya bergeser ke tank dan kendaraan tempur lainnya. Meskipun demikian, latihan berkuda tetap penting untuk melestarikan tradisi dan kemampuan khusus prajurit Kavaleri,” tandasnya. (Regwilnnlhy)
Langsung ke konten












