banner 600x160
Berita TerbaruDaerahHukum & KriminalNusa UtaraSangiheSulawesi Utara

Petani 67 Tahun di Tahuna Meninggal di Kebun, Diduga Karena Sakit

×

Petani 67 Tahun di Tahuna Meninggal di Kebun, Diduga Karena Sakit

Sebarkan artikel ini
Hopni Birahim (67) saat ditemukan di kebun Beo’e, RT 05 Kelurahan Mahena

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Warga Kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna, di gemparkan dengan penemuan jasad seorang petani bernama Hopni Birahim (67) di kebun Beo’e, RT 05 Kelurahan Mahena, Rabu (13/8/2025) malam.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, korban pertama kali di temukan sekitar pukul 19.30 WITA oleh kakaknya, Yesaya Birahim (70), yang khawatir karena adiknya belum pulang dari kebun seperti biasanya. Saat mencari di lokasi pengasapan kelapa milik korban, Yesaya menemukan adiknya sudah tergeletak tak bernyawa dalam posisi terlentang.

MANTOS

“Korban tinggal sendiri di Dusun Lelepu dan tidak memiliki istri maupun anak,” ujar Yesaya kepada polisi.

Informasi tersebut kemudian di teruskan kepada Margiono Tatawi (26), keponakan korban, yang bersama lima rekannya mendatangi lokasi. Mereka memastikan korban telah meninggal dunia dan berjaga di tempat hingga aparat kepolisian tiba.

Sekitar pukul 20.50 WITA, personel Polres Kepulauan Sangihe bersama Polsek Tahuna yang di pimpin IPDA Edy Wanihi, SH, melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga. Dokter Astrit Pinontoan yang memeriksa jasad korban menyatakan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan.

“Keluarga menolak di lakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. Dari riwayat kesehatan, korban di ketahui mengidap penyakit darah tinggi,” ungkap pihak kepolisian.

Perkiraan waktu kematian korban adalah sekitar delapan jam sebelum di temukan. (RiTa)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11