Manadonews.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan korupsi di daerah.
Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut, Rocky Wowor, dalam Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Sulut, Rabu (26/11/2025).
Acara yang menampilkan Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, sebagai pembicara utama ini disambut positif oleh Rocky Wowor. Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif KPK RI.
“Tentu ini program yang baik ya dari KPK supaya kita saling diingatkan untuk menjaga supaya pemerintah daerah dan DPRD Provinsi tidak korupsi,” ujar Rocky Wowor kepada wartawan usai kegiatan.
Wowor menekankan pentingnya sinergi antara pihak eksekutif (Pemerintah Daerah) dan legislatif (DPRD) dalam menjauhi praktik koruptif.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat upaya pencegahan korupsi di daerah.
“Semoga melalui koordinasi dan supervisi ini, alokasi anggaran pemerintah daerah dapat tertata dan terpakai sesuai peruntukannya,” terangnya.
Pencegahan korupsi yang efektif, lanjutnya, akan memastikan pembangunan berjalan lancar.
“Hasil-hasil pembangunan benar-benar dinikmati oleh rakyat Sulawesi Utara, terdapat dampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wowor.
Kegiatan ini menunjukkan dukungan Pemerintah Provinsi Sulut dengan kehadiran Wakil Gubernur Victor Mailangkay (mewakili Gubernur).
Turut hadir Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Silangen bersama Wakil Ketua Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene.
Juga hadir jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Staf khusus Gubernur, serta pimpinan fraksi-fraksi DPRD Sulut lainnya. (Jerry)












