Airmadidi, Manadonews.co.id – Pemberitaan yang menjadi viral terkait kondisi salah satu pasien asal Minahasa Utara yang tengah menjalani perawatan di RS Centra Medika Kabupaten Minahasa Utara mendapat respons serius dari pihak rumah sakit.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Rumah Sakit Centra Medika, dr. Ivan Wijaya Widiatomo, MARS, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/11/2025), memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan konfirmasi ulang dengan keluarga pasien, khususnya suami pasien, dan menurut pihak RS, suami pasien sangat memahami kondisi terkini pasien.
Menurutnya, kondisi pasien saat ini telah memasuki fase gejala sisa, dan target terapi adalah kolaborasi aktif dengan keluarga.
“Jadi begini Pak, pasien dengan penyakitnya memang tidak akan dapat kembali normal karena akan timbul gejala sisa. Untuk pasien ini, gejala sisa [berupa] kelemahan pada anggota badan dan tidak bisa menelan, bukan kondisi koma,” jelas dokter Ivan.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa suami pasien telah mendapatkan pelatihan (training) untuk melakukan terapi dan merawat pasien dengan gejala sisa tersebut, termasuk penggunaan alat bantu makan, selama mendampingi proses rawat inap.
“Suami telah sangat memahami karena mendampingi proses rawat dan telah ditraining. Kami telah berkoordinasi ulang ke keluarga yang membutuhkan informasi lainnya sehingga case closed,” tambahnya.
Dirut RS Centra Medika juga berkomitmen bahwa pihak rumah sakit akan terus mengedepankan layanan terbaik untuk semua pasien.
VM












