Tahuna, MANADONEWS.CO.ID – Intensitas curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan serius pada ruas jalan raya di Lindongan I Kampung Karatung I, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 16.30 WITA. Jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Tamako dan Kampung Karatung I tersebut mengalami amblas sedalam kurang lebih 60 sentimeter, sehingga menyulitkan arus lalu lintas warga.
Berdasarkan laporan dari jajaran Kodim 1301/Sangihe, kondisi tanah di sekitar badan jalan menjadi labil akibat hujan berkepanjangan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerusakan ini berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang terpaksa melintas secara bergantian dengan sistem antrean.
Sebagai bentuk respons cepat, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P. memerintahkan Plh. Danramil 1301-04/Manganitu untuk segera menurunkan Babinsa ke lokasi kejadian. Babinsa Sertu Yohanis Tarontong diterjunkan guna melakukan pemantauan, pengamanan terbatas, serta berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat.
Di lapangan, Babinsa bersama aparat desa aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang amblas, mengingat cuaca di wilayah Kepulauan Sangihe hingga saat ini masih didominasi hujan.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1301/Sangihe, dalam menjaga keselamatan warga dan memastikan stabilitas wilayah, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana lanjutan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami sudah memerintahkan jajaran di wilayah untuk terus memantau kondisi jalan, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, serta mengimbau warga agar lebih waspada. Selama curah hujan masih tinggi, kami minta pengguna jalan tidak memaksakan diri dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegas Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P.
Hingga laporan ini disampaikan, akses jalan masih dapat dilalui secara terbatas dengan pengaturan di lapangan, sembari menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. (Riko)












