SULTENG,MANADONEWS.CO.ID- Dalam rangka membantu mengatasi kesulitan rakyat serta kemanunggalan TNI dan rakyat, Korem 132/Tadulako bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI) berhasil membangun Jembatan Gantung Likunggavali di Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, wilayah Koramil 1306-08/Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Pembangunan jembatan gantung yang membentang di atas sungai Likunggavali guna melancarkan mobilisasi dan ekonomi masyarakat Desa Uevolo dan sekitarnya.
Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Kasrem 132/Tadulako Kolonel Czi Asst. Prof. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E., M.I.Pol., selaku Dansatgas Pembangunan Jembatan Desa/Kelurahan, menyampaikan pembangunan jembatan gantung sepanjang 20 meter, lebar 1,20 meter dan lebar sungai 15 meter berhasil diselesaikan 100% oleh Korem 132/Tadulako kerja sama dengan tim Vertical Rescue Indonesia (VRI), dalam waktu satu minggu dan kini telah berdiri kokoh serta siap dilintasi oleh masyarakat.
Pembangunan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung peningkatan infrastruktur dan keselamatan masyarakat pedesaan.
Sehingga dengan dibangunnya jembatan gantung ini bagi warga masyarakat sangat penting dan bukan hanya sebatas sebagai sarana akses penghubung antara wilayah khususnya warga masyarakat terutama di wilayah Desa Bulu dan Salubonga serta warga di sekitarnya yang memanfaatkan keberadaan Jembatan Gantung ini.
“Saya berharap dengan dibangunnya jembatan gantung ini, bisa meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Uevolo dan sekitarnya,” kata Kasilog Kasrem 132/Tadulako kepada Manadonews.co.id, Senin (5/1/2026) melalui telepon genggamnya.
Dia menyampaikan, kegiatan pembangunan Jembatan Gantung ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam amanatnya terkait program pembangunan 300.000 jembatan penyeberangan di seluruh wilayah Indonesia guna membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan ini dilaksanakan secara terencana dengan memperhatikan faktor keamanan dan kekuatan konstruksi agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar mantan Kazidam XIII/Merdeka itu.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Likunggavali Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E., bersama Kasilog Kasrem 132/Tadulako berharap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, warga tidak lagi harus menyeberangi sungai yang berisiko tinggi, khususnya bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah maupun masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari. (Regina.TS)












