Sitaro, MANADONEWS.CO.ID – Ketersediaan makanan bagi para pengungsi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro terus dipastikan terpenuhi. Dapur lapangan yang didirikan oleh TNI bersama unsur terkait berperan penting dalam menjamin kebutuhan dasar pengungsi, khususnya makanan siang, tetap tersedia secara teratur.
Sejak siang hari, dapur lapangan telah menyiapkan dan menyalurkan makanan kepada para pengungsi di sejumlah titik pengungsian. Penyaluran dilakukan secara tertib dengan memperhatikan kebersihan, keamanan pangan, serta pemerataan bagi seluruh pengungsi.
Keberadaan dapur lapangan menjadi bagian vital dalam penanganan darurat pascabencana. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi, dapur lapangan juga memberikan rasa aman dan kepastian bagi pengungsi di tengah kondisi yang masih terbatas.
Petugas dapur lapangan bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh pengungsi, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya, mendapatkan makanan yang layak dan cukup.
Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST, M.I.P., menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi merupakan prioritas utama dalam penanganan bencana.
“Kami memastikan dapur lapangan berfungsi optimal agar kebutuhan dasar pengungsi, khususnya makanan, dapat terpenuhi dengan baik. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana,” ujar Letkol Nazarudin Kamis (08/01/2026).
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan guna menjamin keberlanjutan logistik selama masa tanggap darurat.
Melalui pengoperasian dapur lapangan, TNI menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Diharapkan, dengan terpenuhinya kebutuhan dasar seperti makanan, para pengungsi dapat bertahan dengan lebih baik sembari menunggu proses pemulihan berjalan. (Riko)












