Sitaro, MANADONEWS.CO.ID – Kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro terus mengalir dari berbagai pihak. Tidak hanya prajurit TNI yang berada di garis depan penanganan bencana, para istri prajurit yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1301/Sangihe juga turut ambil bagian secara langsung.
Pada Jumat (09/01/2026), Persit Kodim 1301/Sangihe terlihat membantu aktivitas dapur umum, mulai dari menyiapkan bahan makanan hingga memasak hidangan bagi para pengungsi. Kehadiran Persit di dapur umum ini menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan makanan dan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.
Dapur umum yang didirikan Satgas Gulbencal berfungsi sebagai pusat penyediaan konsumsi bagi warga terdampak, khususnya mereka yang masih berada di lokasi pengungsian akibat rumah yang rusak dan akses yang sempat terputus.
37c00e99-1056-41f2-a3ff-e91ebe4b1610
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST, MIP, menyampaikan bahwa keterlibatan Persit merupakan wujud nyata empati dan kepedulian keluarga besar TNI terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami ingin memastikan bahwa para pengungsi tidak hanya aman, tetapi juga tercukupi kebutuhan dasarnya, terutama makanan. Kehadiran Persit di dapur umum ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi warga yang terdampak bencana,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Persit, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan pascabencana serta pemulihan kondisi sosial warga.
“Bencana ini adalah duka bersama. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kami berharap beban masyarakat bisa sedikit tereringankan,” tambahnya.
Hingga saat ini, dapur umum masih terus beroperasi menyesuaikan kebutuhan di lapangan, sembari menunggu kondisi warga benar-benar pulih dan aktivitas kembali normal. (Riko)












