Sitaro, MANADONEWS.CO.ID – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI bersama Basarnas dan unsur terkait terus mengintensifkan pencarian korban banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Minggu (11/01/2026).
Pencarian difokuskan pada sejumlah rumah warga yang masih tertimbun material lumpur, batu, dan kayu, serta lokasi-lokasi lain yang diduga menjadi titik terseretnya korban. Di lapangan, personel gabungan terlihat menyisir bagian dalam rumah warga yang rusak parah, dengan material lumpur menumpuk hingga setinggi dinding.
Proses pencarian dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi bangunan yang labil serta ketebalan lumpur yang menyulitkan pergerakan petugas. Alat bantu berupa selang air, sekop, dan peralatan manual digunakan untuk membuka akses di dalam rumah yang tertutup material banjir.
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST, M.I.P., menegaskan bahwa pencarian korban masih menjadi prioritas utama Satgas Gulbencal.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban dapat ditemukan. Pencarian menyasar rumah-rumah warga yang masih tertimbun lumpur serta lokasi lain yang berpotensi menjadi titik korban terbawa arus,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, seluruh personel di lapangan tetap mengedepankan faktor keselamatan, mengingat kondisi cuaca dan struktur bangunan yang belum sepenuhnya aman. (Riko)












