SITARO, MANADONEWS.CO.ID – Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terlihat dalam penanganan fisik pascabencana, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan. Hal ini ditunjukkan oleh Babinsa 1301-02/Siau, Pratu Exivallen Takarendehang, yang melaksanakan kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Pada kegiatan tersebut, Babinsa mendampingi seorang anak penyandang disabilitas bernama Raja Kalimpoti (13), yang terdampak langsung musibah banjir. Dengan penuh kepedulian, Pratu Exivallen mengajak Raja berjalan-jalan menggunakan kursi roda di lokasi pengungsian, sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis dan menghadirkan kembali senyum di tengah situasi sulit.
Kegiatan sederhana namun bermakna ini disambut hangat oleh keluarga korban dan warga sekitar. Di tengah keterbatasan akibat bencana, perhatian dan kedekatan emosional yang diberikan Babinsa menjadi penguat mental, khususnya bagi anak-anak yang mengalami trauma.

Pratu Exivallen menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin anak-anak tetap merasa aman dan diperhatikan. Trauma healing ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga, khususnya anak-anak penyandang disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir untuk rakyat dan selalu ada untuk rakyat, tidak hanya dalam tugas pengamanan dan tanggap darurat, tetapi juga dalam misi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (Riko)












