TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bungawalang Tahuna senilai Rp12 miliar siap direalisasikan pada tahun 2026. Kepastian tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Pemkab Sangihe dengan Kepala Balai Cipta Karya beserta jajaran, yang digelar di Balai Cipta Karya, Selasa (20/01/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan daerah (readyness criteria) serta langkah-langkah strategis agar proyek dapat berjalan tepat waktu dan tanpa hambatan. Proyek SPAM Bungawalang dinilai sangat penting karena akan menjawab persoalan kekurangan debit air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat, khususnya di wilayah Towo dan sebagian besar Tahuna Timur.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan apresiasi kepada Balai Cipta Karya atas dukungan pemerintah pusat melalui pengalokasian anggaran proyek strategis tersebut.
“Proyek SPAM Bungawalang Tahuna ini sangat strategis karena akan meningkatkan kapasitas layanan air bersih dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini mengalami kekurangan debit air,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, pipa distribusi air dalam proyek ini nantinya akan melewati kawasan Apes hingga Tidore, sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan distribusi air secara lebih merata.
Selain itu, proyek ini juga mencakup penggantian pipa asbes dan pipa GIF di Kota Tahuna yang telah digunakan sejak tahun 1978. Penggantian tersebut dinilai penting untuk menekan kebocoran jaringan sekaligus menjamin keamanan dan kualitas kesehatan air minum bagi masyarakat.
“Dengan penggantian pipa lama, persoalan kebocoran bisa diminimalisir dan kualitas air minum masyarakat dapat lebih terjamin,” tambah Thungari.
Bupati juga mengungkapkan, sesuai hasil pembahasan bersama Balai Cipta Karya, proses kontrak proyek ditargetkan rampung paling lambat pada April mendatang. Dengan demikian, pada akhir tahun 2026 sebagian besar persoalan air bersih di Kota Tahuna diharapkan sudah dapat teratasi.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Kepulauan Sangihe juga menyampaikan sejumlah usulan proyek strategis lainnya untuk tahun anggaran 2027, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Riko)












