banner 600x160
Berita TerbaruBerita UtamaMinut

Jalan Ir. Soekarno Rusak Parah, DPRD Sulut Desak Eksekusi Anggaran: Dinas PU Janji Segera ‘Tancap Gas’

×

Jalan Ir. Soekarno Rusak Parah, DPRD Sulut Desak Eksekusi Anggaran: Dinas PU Janji Segera ‘Tancap Gas’

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan Ir. Soekarno rusak parah di beberapa titik

AIRMADIDI, Manadonews.co.id – Kondisi ruas Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara yang kian memprihatinkan memicu tensi hangat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Cengkih. DPRD Sulut melalui Komisi III mencecar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait lambatnya perbaikan jalan yang kini mulai membahayakan pengendara.

​Legislator “Tagih” Janji Pemerintah

MANTOS

​Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, mempertanyakan kepastian kapan alat berat akan turun ke lokasi. Pasalnya, anggaran untuk perbaikan tersebut sebenarnya sudah tersedia.

​“Masyarakat sudah banyak bertanya-tanya. Anggarannya ada, lalu pelaksanaannya kapan? Jangan dibiarkan rusak terus,” tegas Berty Kapojos dalam rapat yang digelar Selasa (20/01/2026).

​Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi III, Nick Lomban, mengingatkan bahwa jalan tersebut adalah akses vital bagi warga Minut dan Bitung. Sebagai wakil rakyat dari Dapil tersebut, ia mengaku terus menerima keluhan terkait kecelakaan yang kerap terjadi akibat lubang jalan.

​Respon Dinas PU: Anggaran 1 Miliar dan Kendala Sertifikasi

​Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas PUPR Sulut, Deicy Paat, memastikan bahwa perbaikan Jalan Ir. Soekarno telah masuk dalam agenda prioritas tahun anggaran 2026. Ia mengungkapkan bahwa dana sekitar Rp1 miliar telah dialokasikan khusus untuk menangani titik-titik kerusakan di ruas tersebut.

​Namun, Deicy membeberkan bahwa kendala saat ini bukan pada ketersediaan dana, melainkan pada aturan birokrasi yang baru.

​Regulasi LKPP: Adanya aturan baru yang mengharuskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki sertifikasi kompetensi tipe B.

​Proses Administrasi: Saat ini Dinas PU tengah mempercepat pemenuhan kualifikasi tersebut agar proses tender bisa segera berjalan.

​”Begitu pemenang kontrak ditetapkan, pengerjaan fisik di lapangan langsung tancap gas,” ujar Deicy meyakinkan para anggota dewan. ​

Penyebab Kerusakan Cepat Berulang ​

Dinas PU membantah adanya pembiaran. Deicy menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2025, pihaknya telah melakukan langkah darurat menggunakan material trimix. Namun, perbaikan tersebut kalah cepat dengan dua faktor utama:

​Kendala Tonase: Tingginya volume kendaraan berat yang melintas melampaui kapasitas ketahanan aspal darurat.

​Cuaca Ekstrem: Curah hujan tinggi di awal tahun 2026 mempercepat pengelupasan material jalan.

​Himbauan bagi Pengendara

Sembari menunggu pengerjaan permanen dimulai, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan yang menyamarkan kedalaman lubang.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan bertonase besar. ​Diharapkan dengan pengerjaan permanen tahun ini, aksesibilitas di Minahasa Utara kembali normal demi menunjang keselamatan dan ekonomi daerah. (Jrp)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11