MANADONEWS.CO.ID – Pengamat politik dan pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Manuel Tumbelaka, menyoroti pentingnya penguatan pelayanan publik di level akar rumput.
Menurutnya, instansi di tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan seringkali terlupakan, padahal memiliki peran krusial sebagai garda terdepan pemerintah.
Dalam keterangannya kepada media pada Kamis (5/2/2026), Tumbelaka menilai bahwa performa pelayanan di tingkat bawah saat ini masih terlihat kurang kuat.
“Padahal, jika dioptimalkan, sektor ini mampu mengantisipasi berbagai dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat,” jelas Taufik Tumbelaka.
Tumbelaka menegaskan bahwa penguatan pelayanan publik bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen untuk mendeteksi masalah lebih awal.
Pemangku kebijakan di tingkat lokal harus mampu mendata masalah sosial ekonomi dan kemasyarakatan secara akurat.
Data tersebut kemudian dilaporkan ke Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota) agar langkah penanganan bisa segera diambil.
Hal ini berdampak positif pada ‘rentang kendali’ antara desa hingga pemerintah pusat daerah terkait progres pembangunan yang sedang berjalan.
”Sejatinya Pejabat Kecamatan dan Desa/Kelurahan bukan semata-mata mengurusi administrasi, tapi bagaimana melakukan ‘bina teritorial’ sebagai ujung tombak,” ujar Tumbelaka.
Menutup pendapatnya, Tumbelaka memberikan perumpamaan yang kuat mengenai kedekatan pejabat publik dengan warganya.
Ia menekankan bahwa kepekaan aparat pemerintah di tingkat bawah adalah kunci keberhasilan pelayanan.
“Analoginya, jika ada piring pecah di salah satu rumah warga, maka Pejabat tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan harus tahu,” pungkas Tumbelaka. (Jerry)
Langsung ke konten












