TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber air bersih terus ditunjukkan jajaran Kodim 1301/Sangihe. Melalui Koramil 1301-09/Tabukan Selatan, dilaksanakan kegiatan penanaman 500 pohon Kapuraca dalam rangka penghijauan di dua pusat mata air yang berada di Desa Batuwingkung, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WITA ini melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi menjaga ekosistem dan sumber daya alam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Batuwingkung Risno Mangune, Babinsa Kampung Batuwingkung Serka Nisuba Horman, Ketua MTK Victor Mangune, perangkat kampung, serta warga masyarakat yang secara gotong royong melaksanakan penanaman di sekitar dua titik mata air desa.
Penanaman pohon Kapuraca dipilih sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas tanah dan ketersediaan air, mengingat pohon tersebut memiliki daya serap air yang baik dan mampu memperkuat struktur tanah di sekitar sumber mata air.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber air sebagai kebutuhan vital kehidupan.
Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST, MIP menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan sinergi yang terbangun antara Koramil, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Penanaman pohon di sekitar pusat mata air merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber air bagi masyarakat. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi investasi jangka panjang demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodim 1301/Sangihe, akan terus mendorong kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan di seluruh wilayah teritorial.
“Ketahanan wilayah tidak hanya berbicara soal keamanan, tetapi juga ketahanan lingkungan. Jika sumber air terjaga, maka kehidupan masyarakat pun akan terjamin. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Antusiasme warga dalam kegiatan tersebut mencerminkan tingginya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan, khususnya sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat Desa Batuwingkung. (Riko)












