Berita TerbaruBerita UtamaPemerintahan

​Catatan Kritis Taufik Tumbelaka: IDI Sulut Melonjak ke Kategori Tinggi, Buah Sinergi Gubernur YSK dan Kesbangpol

×

​Catatan Kritis Taufik Tumbelaka: IDI Sulut Melonjak ke Kategori Tinggi, Buah Sinergi Gubernur YSK dan Kesbangpol

Sebarkan artikel ini
Taufik Tumbelaka jadi peserta FGD IDI Sulut di Kantor Kesbangpol

MANADONEWS.CO.ID – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2025 menunjukkan hasil yang impresif. Berdasarkan rilis terbaru, skor IDI Sulut melonjak signifikan hingga melampaui angka 81,87 poin, yang secara resmi menempatkan daerah ini dalam kategori “Tinggi”.

​Pengamat politik kenamaan, Taufik Tumbelaka, memberikan ulasan kritis terkait pencapaian ini. Sebagai sosok yang sudah 12 tahun berturut-turut mengawal penyusunan IDI Sulut, ia melihat tahun 2025 sebagai titik balik penguatan demokrasi yang lebih terukur di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK).

MANTOS

​Demokrasi Berbasis Stabilitas

​Dalam catatan kritisnya, Taufik menekankan bahwa lonjakan angka ini bukanlah sebuah kebetulan statistik, melainkan hasil dari doktrin kepemimpinan yang tegas. Gubernur YSK dinilai berhasil mengawinkan prinsip demokrasi dengan stabilitas wilayah.

​”Demokrasi di Sulawesi Utara kini tidak dibiarkan berjalan liar. Arahan Gubernur YSK sangat jelas: demokrasi harus bergerak dalam koridor hukum dan etika, di mana keamanan serta ketertiban menjadi fondasi utamanya,” ungkap Tumbelaka.

​Beberapa variabel kunci yang disoroti Taufik dalam arahan Gubernur meliputi:

​Stabilitas Politik: Menjadi prasyarat mutlak sebelum bicara pembangunan.

​Partisipasi Inklusif: Mendorong keterlibatan masyarakat yang sehat dan bertanggung jawab.

​Deteksi Dini: Penguatan sistem peringatan dini terhadap potensi polarisasi sosial.

​Peran Strategis Kesbangpol sebagai “Simpul”

​Taufik juga menyoroti peran vital Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut di bawah kepemimpinan Johnny Alexander Suak, SE, MSi. Sejak tahun 2024, Kesbangpol dianggap sukses menjalankan peran sebagai navigator stabilitas politik.

​Kesbangpol Sulut dinilai berhasil memperkuat koordinasi lintas sektor (TNI/Polri), memfasilitasi pendidikan politik, serta memberdayakan ormas. Langkah-langkah teknis ini berkontribusi langsung pada penguatan indikator kebebasan sipil dan kualitas lembaga demokrasi di Sulut.

​Refleksi 12 Tahun Pengabdian

​Mengenang perjalanan panjangnya sejak diajak oleh Bung Ferry Daud Liando (kini Dekan FISIP Unsrat), Taufik menyebut bahwa ekosistem demokrasi di Sulut tumbuh karena kolaborasi. Ia juga mengapresiasi peran media, khususnya Pemred Jerry Palohoon, yang tercatat paling konsisten mengawal isu IDI selama 11 kali proses penyusunan.

​Tantangan Era Digital

​Meski meraih predikat “Tinggi”, Taufik memberikan catatan kritis untuk masa depan. Ia mengingatkan bahwa tantangan di era digital, seperti disinformasi, tetap menghantui.

​”IDI bukan sekadar angka di atas kertas. Ini adalah indikator kedewasaan politik. Ke depan, komunikasi publik harus terus diperkuat agar capaian Sulut bisa terus mendekati posisi terbaik nasional, seperti DIY,” tambahnya.

​Penutup Catatan:

Taufik Tumbelaka menyimpulkan bahwa Sulawesi Utara kini berada di jalur yang benar. Dengan kepemimpinan yang terarah dan sinergi antarlembaga, demokrasi di Bumi Nyiur Melambai kini tumbuh menjadi lebih matang, bertanggung jawab, dan bermartabat. (Jrp)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop