TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID — Kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 yang tersebar di wilayah Kodam XIII/Merdeka resmi dilaksanakan di wilayah Kodim 1301/Sangihe. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 13 Februari 2026 mulai pukul 09.00 WITA, bertempat di SMA Negeri II Tahuna, Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi SMA Negeri II Tahuna dengan dukungan penuh dari jajaran Kodim 1301/Sangihe sebagai bagian dari pembinaan generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai bela negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Chb Celcius Wangka (Pasi Ter Kodim 1301/Sangihe), Serma Ridatson (Plh Danramil 1301-07/Tabut), Serma Constantin (Batih Ops Kodim 1301/Sangihe), Serka Yerry Sasongke (Batih Intel Kodim 1301/Sangihe), para pelatih dan pendukung Kodim 1301/Sangihe, serta para guru dan siswa SMA Negeri II Tahuna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi bahaya narkoba dan cara penanggulangannya. Para peserta juga menerima pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB/PPM), materi pioner, survival, pengenalan SAR, kegiatan outbond (Psi Lap), latihan yel-yel, hingga pelatihan P3K.
Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bersama film Believe, api semangat bela negara (api unggun), apel malam, dan istirahat malam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat.
Dandim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST, MIP, menyampaikan bahwa kegiatan KKRI merupakan sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki semangat nasionalisme.
“Kegiatan KKRI ini adalah bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada generasi muda. Kita ingin para siswa memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, semangat kebersamaan, serta rasa cinta tanah air yang kuat,” ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, sehingga generasi muda perlu dibekali karakter dan wawasan kebangsaan yang kokoh.
“Ancaman saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga ideologi, narkoba, dan degradasi moral. Melalui kegiatan ini, kita membangun ketahanan mental dan karakter generasi muda agar mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas,” tambahnya.
Kegiatan KKRI 2026 ini bertujuan untuk membina siswa-siswi agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Penanaman nilai-nilai Pancasila, kepemimpinan, kerja sama tim, serta wawasan Nusantara menjadi fokus utama dalam seluruh materi yang diberikan. (Riko)












