Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi Utara

Setahun Sapta Membara, Bupati Michael Thungari Resmikan GOR, Jalan Panenteng dan Rumah Singgah

×

Setahun Sapta Membara, Bupati Michael Thungari Resmikan GOR, Jalan Panenteng dan Rumah Singgah

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menandai satu tahun perjalanan pemerintahan dengan meresmikan tiga program strategis daerah, yakni Gedung Olahraga (GOR) Membara, Jalan Poros Panenteng Kawasan Puncak Lose, serta Rumah Singgah, Jumat (20/02/2026).

Peresmian yang dipusatkan di GOR Membara itu menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, dalam bingkai visi Sapta Membara (Pitu Makawantuge).

MANTOS

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa satu tahun pemerintahan bukanlah perjalanan yang mudah. Kebijakan efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi dengan penentuan prioritas yang tepat.

“Di tengah berbagai dinamika dan keterbatasan, kita memilih untuk fokus pada penguatan reformasi birokrasi sebagai fondasi pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat,” ujar Thungari.

GOR membara

Upaya tersebut, menurutnya, mulai menunjukkan hasil positif, termasuk capaian pertumbuhan ekonomi 2025 yang melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Utara, baik secara quarter to quarter, year on year, maupun kumulatif tahunan.

Bupati menjelaskan, penyelesaian tiga proyek besar ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari tanggung jawab terhadap anggaran yang telah terserap serta harapan masyarakat yang menanti manfaatnya.

Jalan Poros Panenteng Kawasan Puncak Lose diharapkan membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta menekan biaya transportasi masyarakat.

Sementara Rumah Singgah disiapkan untuk membantu warga kepulauan yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat mengakses layanan kesehatan maupun administrasi di pusat daerah.

Adapun GOR Membara dirancang sebagai pusat pembinaan olahraga, kegiatan kepemudaan, seni budaya, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Penyelesaian proyek-proyek ini adalah langkah rasional dan bertanggung jawab. Ini bukan sekadar menyelesaikan bangunan, tetapi menyelesaikan harapan masyarakat,” tegasnya.

Nama “Membara” sendiri bukan hanya simbol. Bupati menjelaskan bahwa Membara merupakan akronim dari Membangun Bersama Rakyat. Filosofi ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak mungkin dicapai oleh pemerintah semata, melainkan melalui kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“GOR Membara bukan hanya fasilitas olahraga, tetapi simbol semangat kolektif masyarakat Kepulauan Sangihe untuk terus bergerak maju dan berprestasi,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang telah merintis fondasi pembangunan hingga bisa diselesaikan pada masa kepemimpinannya.

Bupati berharap, ketiga fasilitas tersebut benar-benar memberi dampak nyata: jalan memperkuat konektivitas, rumah singgah memberi kepastian dan kenyamanan layanan, serta GOR menjadi ruang lahirnya generasi muda yang sehat dan berkarakter.

Di akhir sambutannya, Thungari juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus melanjutkan pembangunan dengan semangat kebersamaan.

“Setahun sudah kita bekerja, mari lanjutkan pembangunannya,” tutup Michael Thungari.

(Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop
Berita Terbaru

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar kegiatan syukuran dan peresmian hasil pembangunan daerah yang dipusatkan di GOR Membara, Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Jumat (20/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam…