AgamaBerita TerbaruBerita UtamaMinahasa

Ibadah Minggu Sengsara Pertama di GMIM Alfa Omega Rumengkor: Menghayati Kuasa Pengampunan Tuhan

×

Ibadah Minggu Sengsara Pertama di GMIM Alfa Omega Rumengkor: Menghayati Kuasa Pengampunan Tuhan

Sebarkan artikel ini
Persembahan pujian dari Wanita Kaum Ibu (WKI)

TOMBULU, Manadonews.co.id – Jemaat GMIM Alfa Omega Rumengkor melaksanakan Ibadah Minggu yang penuh khidmat pada 22 Februari 2026. Ibadah ini menjadi momen refleksi bagi jemaat karena telah memasuki Minggu Sengsara Pertama, sebuah fase penting dalam kalender gerejawi untuk merenungkan penderitaan Kristus.

​Ibadah dipimpin oleh Pdt. Yudha Kawengian, S.Th., yang membawakan khotbah berdasarkan pembacaan Alkitab dalam Mazmur 130: 1-8 dengan judul nats “Seruan dari dalam Kesusahan”.

​Dalam penyampaian firman-Nya, Pdt. Yudha Kawengian menekankan tema sentral: “Pada Tuhan Ada Pengampunan”. Ia mengajak jemaat untuk bersyukur karena diperkenankan memasuki masa-masa sengsara sebagai sarana pembersihan diri.

MANTOS

​Pdt. Yudha mengaitkan perenungan ini dengan sejarah bangsa Israel yang harus melewati sepuluh hari masa kegentaran sebelum akhirnya masuk ke dalam hari perdamaian antara manusia dan Allah.

​”Hari kegentaran itu diwakili oleh ungkapan pemazmur yang merasa lemah, gusar, dan tidak berdaya. Namun, yang luar biasa adalah pemazmur tidak memilih untuk pasrah. Ia berseru kepada Tuhan. Ini adalah sebuah tindakan iman yang nyata—sebuah keyakinan bahwa Allah sanggup mengangkatnya dari jurang terdalam,” tutur Pdt. Yudha dalam khotbahnya.

​Lebih lanjut, Pendeta mengingatkan bahwa Minggu Sengsara adalah momen untuk sadar bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. Kesadaran akan dosa dan kekurangan seharusnya membawa jemaat untuk semakin mengandalkan Tuhan, baik dalam aspek kehidupan rohani maupun jasmani.

​”Kita harus sadar akan kuasa dan kedaulatan Tuhan. Di balik pengakuan dosa kita, ada pengampunan Tuhan yang mendatangkan pengharapan baru,” tambahnya.

​Ibadah di GMIM Alfa Omega Rumengkor diselenggarakan dalam dua sesi guna memastikan seluruh jemaat dapat beribadah dengan nyaman yakni Sesi I: Dimulai pukul 06.00 WITA, dan Sesi II: Dimulai pukul 09.00 WITA.

​Partisipasi jemaat terlihat sangat antusias. Berdasarkan pantauan, ibadah dihadiri oleh Pelayan Khusus (Pelsus) dan anggota jemaat yang tersebar dari Kolom 1 hingga Kolom 16.

​Suasana peribadatan berlangsung dengan aman dan tertib, memperkuat komitmen jemaat untuk terus berjalan dalam iman di tengah pergumulan hidup.

​(Jerry Palohoon)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop
Berita Terbaru

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar kegiatan syukuran dan peresmian hasil pembangunan daerah yang dipusatkan di GOR Membara, Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Jumat (20/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam…