banner 600x160
Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongDesaGorontaloManadoMinahasaNasionalSangiheSulawesi UtaraTalaudTNI

Pangdam XIII/Merdeka: TNI AD Selalu Hadir Atasi Kesulitan Masyarakat di Pelosok

×

Pangdam XIII/Merdeka: TNI AD Selalu Hadir Atasi Kesulitan Masyarakat di Pelosok

Sebarkan artikel ini

MINUT,MANADONEWS.CO.ID– Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memimpin langsung kegiatan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan jembatan perintis Garuda dan jembatan beton tahap III dan IV wilayah Kodam XIII/Merdeka, Jumat (27/3/2026) di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran TNI AD khususnya Kodam XIII/Merdeka dalam mendorong pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

MANTOS

Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyatakan bahwa pembangunan jembatan perintis Garuda merupakan program pembangunan infrastruktur yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di daerah pelosok.

“Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memiliki makna strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah, membuka keterisolasian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema peningkatan konektivitas, pemerataan pembangunan dan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI AD untuk mengatasi kesulitan rakyat di pelosok negeri.

“Tema tersebut sebagai komitmen nyata TNI AD untuk hadir sebagai solusi atas kesulitan rakyat dan motor penggerak pembangunan melalui peningkatan konektivitas di pelosok. Hal ini bukan slogan, melainkan wujud kehadiran negara untuk membantu infrastruktur, meningkatkan perekonomian, serta memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat melalui aksi nyata,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa jembatan ini dibangun untuk kepentingan rakyat, sehingga perlu dirawat bersama agar manfaatnya dirasakan jangka panjang.

“Kepada masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo, saya mengajak untuk turut mendukung dan menjaga jembatan gantung sebagai simbol harapan dan kemajuan bersama, bukan sekadar infrastruktur fisik,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Minut Joune Ganda menyampaikan bahwa kondisi geografis Desa Talawaan Atas yang berbukit serta dilintasi sungai, menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian akibat topografi yang sulit. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian warga.

“Dengan adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga melakukan video conference dengan Danrem dan Dandim, dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan program pembangunan jembatan perintis Garuda dan jembatan beton di wilayahnya masing-masing, sekaligus menyerahkan tali asih kepada masyarakat Desa Talawaan Atas sebagai bukti kepedulian TNI khususnya Kodam XIII/Merdeka pada masyarakat setempat.

Kegiatan ini dihadiri Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Asisten Kasdam XIII/Merdeka, para Kasi Kasrem 131/Santiago, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi serta para tamu undangan. (Regina.TS)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d