TOMBULU, Manadonews.co.id – Kinerja manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menuai sorotan tajam dan kecaman dari masyarakat.
Pelayanan perusahaan pelat merah tersebut dinilai tidak profesional, bahkan disebut “sudah gila” oleh warga yang terdampak pemadaman listrik berulang kali dalam durasi yang sangat singkat.
Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, terutama di Desa Rumengkor, Minggu (29/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya dalam kurun waktu sekitar 10 menit sejak pukul 21.46 WITA, telah terjadi tiga kali pemadaman listrik secara berturut-turut.
Kondisi listrik yang mati-nyala dalam tempo singkat ini memicu kemarahan warga.
Hence Lengkong, salah satu warga Kecamatan Tombulu, mengungkapkan kekesalannya terhadap ketidakstabilan pasokan daya yang dianggapnya tidak masuk akal.
”Ini PLN sudah gila! Tiga kali listrik padam dalam waktu berdekatan, tidak sampai 10 menit. Pelayanan macam apa ini?” ujar Hence dengan nada tinggi, Minggu malam.
Ia menilai pihak manajemen PLN seolah menutup mata terhadap risiko teknis yang dialami pelanggan akibat pemadaman yang menyerupai “lampu disko” tersebut.
Kekhawatiran utama warga bukan sekadar kegelapan, melainkan potensi kerusakan fatal pada peralatan elektronik rumah tangga.
Tegangan yang naik-turun secara mendadak akibat pemadaman berulang merupakan musuh utama bagi perangkat sensitif.
”Bayangkan, listrik mati-nyala terus. Bagaimana nasib TV dan kulkas kami? Kalau alat-alat elektronik ini rusak, apakah pihak PLN mau bertanggung jawab dan mengganti rugi?” cecar Hence.
Warga menuntut agar PLN bekerja lebih profesional dan manusiawi dalam melakukan pemeliharaan jaringan.
Masyarakat mendesak agar SOP perbaikan jelas, jika ada kerusakan jaringan, seharusnya ada pemberitahuan awal kepada masyarakat.
Mitigasi risiko: PLN harus memastikan kestabilan daya sebelum mengalirkan kembali listrik ke rumah warga untuk menghindari efek surge (lonjakan listrik).
Transparansi: manajemen diminta menjelaskan penyebab teknis di balik pemadaman “berantai” yang terjadi di wilayah Minahasa malam ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN setempat terkait penyebab pasti gangguan teknis di wilayah Kecamatan Tombulu dan sekitarnya.
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali karena sangat merugikan konsumen secara materil.
(Jerry)
Langsung ke konten












