TOMOHON,MANADONEWS.CO.ID- Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus didampingi Dansatdik SPPI Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Rocky Kiroh memimpin upacara penutupan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Mako Rindam XIII/Merdeka, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Jumat (31/7/2026).
Sebanyak 316 peserta dinyatakan lulus dan siap mengemban tugas sebagai penggerak pembangunan dalam mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah. Pelatihan yang berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026 ini diikuti oleh ribuan peserta di berbagai Resimen Induk Kodam (Rindam) dan satuan pendidikan TNI di seluruh Indonesia. Secara nasional, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mencatat sebanyak 33.785 peserta lulus, yang terdiri atas 28.626 calon manajer KDKMP dan 5.159 calon manajer KNMP.
Dalam kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus membacakan amanat tertulis Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo. Amanat tersebut menegaskan bahwa diklat ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berintegritas, adaptif, profesional, serta memiliki semangat bela negara guna mendukung keberhasilan program prioritas nasional.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, tenaga pendidik, pelatih, pembina, pengawas, dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan ini terselenggara dengan baik, tertib, serta mencapai tujuan yang ditetapkan.
“Kepada seluruh peserta, disampaikan ucapan selamat atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan. Para lulusan diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, disiplin, serta kompetensi dalam mengelola kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas Presiden yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, serta mewujudkan pemerataan pembangunan nasional. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Oleh karena itu, para lulusan SPPI diharapkan mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, serta terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab dinamika lingkungan strategis serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa mendatang,” tambahnya.
Selain dibekali kemampuan teknis, para peserta juga mendapatkan pembentukan karakter Bela Negara yang menanamkan nilai-nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian. Mayjen TNI Mirza Agus menambahkan, melalui Diklat SPPI TA 2026 ini, Kodam XIII/Merdeka turut mendukung terciptanya sumber daya manusia unggul yang siap mengawal implementasi program tersebut hingga ke pelosok desa dan kawasan pesisir.
“Saya berharap ilmu yang telah didapat, khususnya tentang bela negara, bagaimana kita menjaga integritas, profesionalisme, kebhinekaan, serta harus bisa menjaga kolaborasi. Meskipun mereka masih anak-anak muda, harus segera menyatu di wilayah-wilayah yang dibangun KDKMP. Sebagian sudah ada pengurus lokal dan saya lihat memang lebih senior. Saya sudah berpesan saat jam komandan bahwa usia muda bukan berarti pikiran harus muda, melainkan harus bisa dewasa dan bijaksana,” tandas Pangdam.
Rangkaian upacara penutupan ditandai dengan pernyataan resmi penutupan diklat, penanggalan tanda peserta, penyerahan Sertifikat Bela Negara, penyematan Pin Bela Negara, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
Acara ini turut dihadiri oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, para asisten dan kabalak Kodam XIII/Merdeka, Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, perwakilan Kementerian Koperasi Provinsi Sulut Jeny Grace Komaling, Inspektur Provinsi Sulut Jemmy Kumendong, Dirbinmas Polda Sulut Kombes Pol Rio Alexander Panelewen, serta tamu undangan lainnya. (Regina.TS)












