MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk tidak membuka atau membersihkan lahan perkebunan dengan cara membakar hutan. Langkah ini krusial untuk mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga kelestarian lingkungan.
Pangdam menegaskan, menjaga kelestarian hutan bukan sekedar tugas aparat atau pemerintah saja, melainkan tanggung jawab bersama. Hutan yang hijau merupakan warisan berharga bagi generasi penerus.
“Selamatkan hutan demi Sulawesi Utara. Hutan yang lestari adalah warisan berharga bagi anak cucu kita. Mari kita jaga bersama dan hentikan segala aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” ujar Pangdam, Senin (3/8/2026) di Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Selain merusak ekosistem, pembakaran hutan secara sembarangan berpotensi menimbulkan kabut asap yang membahayakan kesehatan serta mengganggu aktivitas ekonomi warga. Masyarakat diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda titik api di wilayah masing-masing.
“Melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, wilayah Sulawesi Utara diharapkan terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan, serta tetap asri untuk generasi masa depan,” tandasnya. (Regina.TS)












