Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaEkonomi & BisnisManado

Sulut Salip Rata-Rata Nasional, Pegadaian Kanwil V Kepung Pasar Emas Bawaan Kaum Hawa

1883
×

Sulut Salip Rata-Rata Nasional, Pegadaian Kanwil V Kepung Pasar Emas Bawaan Kaum Hawa

Sebarkan artikel ini
Solusi Finansial - Nasabah bertransaksi di outlet Pegadaian Manado Utara, Gadai menjadi produk layanan Pegadaian yang menjadi solusi finansial bagi masyarakat

MANADO — Hasil Survei Nasional Indeks Literasi Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 membawa angin segar bagi perekonomian Sulawesi Utara.

Rapor literasi dan inklusi keuangan di Bumi Nyiur Melambai resmi membalap rata-rata nasional, membakar optimisme PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Suluttenggo Malut Papua untuk makin agresif mencaplok pasar ekosistem emas.

MANTOS

Penyampaian data ini disebarluaskan oleh OJK Sulutgo bersama BPS Sulawesi Utara di Aula Kantor BPS Sulut, Jalan 17 Agustus, Manado, Rabu (19/8/2026).

Rincian capaian SNLIK 2026 membuktikan dominasi finansial warga Sulut:

Literasi Keuangan Sulut: 69,98% (Melampaui Nasional: 69,57%)

Inklusi Keuangan Sulut: 94,37% (Melampaui Nasional: 93,61%)

Satu fakta menarik dari survei ini: kaum perempuan mencatatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan lebih tinggi dibanding laki-laki.

Temuan ini menjadi angin segar bagi Pegadaian, mengingat ceruk pasar terbesar dan basis nasabah utama mereka didominasi oleh kaum hawa.

Emas batangan – Salah satu produk investasi terbaik dari Pegadaian ialah emas batangan dengan karatase 24 karat dan kandungan 99,9 persen

Celah Gap Jadi Karpet Merah Ekosistem Emas

Deputi Operasional Pegadaian Suluttenggo Malut Papua, Andy Novriza, menegaskan bahwa melonjaknya indeks ini adalah sinyal hijau untuk mengepung pasar, terutama sektor investasi emas anak muda dan perempuan.

Meski begitu, ia menyoroti gap (selisih) yang masih ada antara inklusi dan literasi.

“Banyak masyarakat sudah menggunakan produk jasa keuangan, namun kita perlu terus mengedukasi agar mereka paham secara komprehensif—mulai dari manfaat hingga risikonya. Pemahaman yang bijak adalah kunci,” tegas Andy.

Melalui ekosistem emas, Pegadaian tidak hanya menawarkan financial solutions seperti gadai dan pembiayaan mikro, tetapi juga memperkuat penetrasi produk investasi masa depan seperti Tabungan Emas, cicil emas, hingga deposito emas.

Akurasi Data OJK & Benteng Lawan Pinjol Ilegal

Kepala OJK Sulutgo, Robert HP Sianipar, menyebut SNLIK 2026 sebagai sejarah baru karena untuk pertama kalinya potret literasi dipetakan hingga level provinsi secara presisi.

Pertumbuhan Nasional: Literasi keuangan nasional naik signifikan dari 66,64% (2025) menjadi 69,57% (2026), sedangkan inklusi naik dari 92,74% ke 93,61%.

Ancaman Siber: Robert mengingatkan, wilayah kepulauan dan maraknya keuangan ilegal berkedok digital tetap menjadi tantangan besar.

Satgas PASTI terus bergerak cepat menutup entitas ilegal yang terus tumbuh memanfaatkan celah teknologi.

Peningkatan literasi di Sulut ini diharapkan menjadi tameng utama masyarakat agar tak terjerat kejahatan finansial digital, sekaligus menjadikan investasi emas sebagai instrumen utama ketahanan ekonomi warga. (Jrp)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado