TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID — Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Denny Roy Tampi (DRT), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Denny Roy Tampi saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam agenda persetujuan bersama terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPRD mengawali penyampaiannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Sangihe yang telah menyampaikan pendapat akhir, serta Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Daerah yang mengikuti seluruh rangkaian pembahasan.
“Terima kasih kepada Saudara Bupati Kepulauan Sangihe, Saudara Wakil Bupati, serta seluruh pejabat Pemerintah Daerah yang telah mengikuti seluruh agenda pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar Denny.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh anggota DPRD yang dinilai telah menunjukkan komitmen dengan mengikuti setiap tahapan pembahasan sekaligus memberikan berbagai pertimbangan dalam pelaksanaan fungsi anggaran.
Menurutnya, proses pembahasan Perubahan APBD tidak selalu berjalan mudah. Dinamika pembahasan membutuhkan tenaga, waktu, serta pemikiran dari seluruh pihak untuk mencapai kesepakatan bersama.
“Kami mengakui bahwa dalam proses pembahasan ini tidak mudah. Banyak menguras tenaga dan pikiran,” katanya.
Dalam proses tersebut, lanjut Roy Tampi, perbedaan pandangan maupun tanggapan yang muncul merupakan bagian dari dinamika dalam menjalankan fungsi DPRD. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pernyataan atau tanggapan yang disampaikan dalam pembahasan yang secara sengaja maupun tidak sengaja menyinggung perasaan pihak lain.
“Atas nama pimpinan DPRD, kami meminta maaf apabila dalam proses pembahasan terdapat pernyataan maupun tanggapan yang kurang berkenan,” ungkapnya.
Ia berharap dinamika selama pembahasan tidak menjadi penghambat hubungan kelembagaan antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Sebaliknya, seluruh perbedaan yang muncul diharapkan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan membangun komunikasi serta sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah.
Menurutnya, seluruh proses yang telah dilalui harus bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kiranya hal ini dapat memotivasi tugas dan kerja kita masing-masing untuk mewujudkan Sangihe yang lebih sejahtera dan berbudaya,” tandas DRT.
(Riko)












