Scroll untuk baca artikel
AgamaBerita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongGorontaloManadoMinahasaSangiheSulawesi UtaraTalaudTNI

Pangdam XIII/Merdeka Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama Lintas Agama Untuk Mohon Hujan

1774
×

Pangdam XIII/Merdeka Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama Lintas Agama Untuk Mohon Hujan

Sebarkan artikel ini

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama keluarga besar Kodam XIII/Merdeka melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Makodam XIII/Merdeka, Selasa (15/9/2026) pagi. Kegiatan ibadah ini digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan serta keterbatasan air bersih yang melanda sejumlah wilayah.

Salat Istisqa tersebut turut diikuti oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta para Pejabat Utama dan Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka. Hadir pula Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Lely Mirza Agus beserta pengurus, prajurit, ASN, unsur Forkopimda Sulawesi Utara, serta masyarakat setempat.

MANTOS

Bertindak sebagai Imam Salat Istisqa adalah Ustadz H. Yusnan Yoyatan, sedangkan khotbah disampaikan oleh Ahmad Rajafi. Dalam khotbahnya, Khatib menekankan pentingnya memperbanyak istighfar, melakukan introspeksi diri, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan hidup sebagai pilar utama menghadapi ujian kekeringan.

Sejalan dengan pesan khotbah, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menjadikan fenomena alam ini sebagai momentum muhasabah. Menurut Pangdam, umat manusia perlu memperbanyak tobat, mengakui segala kekhilafan, serta memperbaiki hubungan baik dengan Allah SWT, sesama manusia, maupun alam sekitar.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Mirza Agus mengajak keluarga besar Kodam XIII/Merdeka untuk dengan penuh kerendahan hati memohon agar Tuhan Yang Maha Esa segera menurunkan hujan yang membawa berkah dan manfaat bagi kemaslahatan masyarakat. Doa ini juga menjadi wujud empati mendalam terhadap warga yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Sebagai wujud toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan Kodam XIII/Merdeka, aksi doa bersama ini juga dilakukan secara serentak oleh prajurit dan ASN yang beragama Nasrani serta Hindu di tempat ibadah masing-masing. Mereka bersatu dalam doa agar krisis kekeringan segera berakhir dan wilayah Sulawesi Utara senantiasa diberkahi kedamaian serta perlindungan.

Di samping ikhtiar batiniah, Pangdam menegaskan pentingnya aksi nyata di lapangan. Ia menginstruksikan seluruh satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk terus hadir secara aktif membantu menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak. Pangdam juga meminta jajarannya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan instansi terkait guna memitigasi dampak kekeringan secara berkelanjutan.

Melalui Salat Istisqa dan doa lintas agama ini, Pangdam berharap solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong TNI bersama rakyat semakin kokoh. Diharapkan, doa tulus yang dipanjatkan bersama ini menjadi jalan turunnya rahmat Tuhan Yang Maha Esa agar hujan segera membasahi bumi Merdeka, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (Regina.TS)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado