SIAU – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di Desa Dame, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro yang menewaskan satu warga, akhirnya diklarifikasi langsung oleh Camat Siau Timur, Riki Ronald.
Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu sempat viral di media sosial dan menyeret nama Riki Ronald sebagai pengemudi mobil yang diduga terlibat.
Saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026) via pesan WhatsApp, Riki Ronald membenarkan kejadian tersebut dan memberikan kronologi lengkap.
“Saat saya melintas di jalan ke arah rumah saya, saya merasakan ada sesuatu yang terlindas dan ketika turun dari mobil saya melihat korban sudah berada tepat dibelakang mobil saya,” ungkap Riki.
Ia menjelaskan kejadian terjadi sekitar pukul 23.30 WITA dalam kondisi gelap tanpa penerangan jalan.
“Pada kejadian tersebut korban ketiduran di jalan setapak setelah menengguk minuman beralkohol, jalan setapak tersebut tidak ada penerangan jalan, di mana tempat dilaluinya kendaraan roda 4 saya menuju rumah kediaman saya. Kejadian tersebut terjadi di malam hari sekira pukul 23.30 WITA. Namun sekali lagi ini bukan unsur kesengajaan,” jelasnya.
Riki menegaskan kejadian ini adalah musibah murni. Camat Siau Timur itu mengaku langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan.
“Ia pak jadi korban sempat dilakukan perawatan medis secara intensif di RSUD Lapangan Sawang, dan kami melakukan pendampingan kepada korban mulai membawa korban sampai di rumah sakit, dan kami sebagai manusia terus berupaya penuh untuk keselamatan korban, namun sehari setelah itu korban meninggal dunia,” ujarnya.
Riki juga menyebut kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Kami kedua belah pihak sepakat bahwa peristiwa tersebut adalah musibah murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan,” kata Riki.
Pihak pertama menanggung penuh biaya penanganan intensif di Puskesmas hingga RSUD Lapangan Sawang.
Menanggung penuh biaya proses pemakaman, termasuk keperluan di lahan pekuburan hingga ibadah syukuran mengenang 40 hari dan 1 tahun korban.
Anak korban ditanggung biaya sekolah hingga masuk universitas. Membantu istri korban untuk bisa mendapatkan pekerjaan.
“Terkait hal ini saya sudah memberikan klarifikasi pak, tolonglah dimaklumi keadaan saya saat ini,” pungkas Riki Ronald.
(VM)












