TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kodim 1301/Sangihe menghadiri apel penutupan operasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan Gunung Api Awu yang digelar di Lapangan Gelora Santiago, Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Kelurahan Tona II, Kecamatan Tahuna Timur, Kamis (15/10/2026).
Apel yang dimulai pukul 08.20 WITA tersebut dipimpin Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE., selaku pembina apel, dengan Komandan Apel Serma Ridatson Makawowode, Plh. Danramil 1301-07/Tabukan Utara.
Kodim 1301/Sangihe diwakili Kapten Inf Muhammad Yusuf, Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, perwakilan Lanal Tahuna, Polres Kepulauan Sangihe, Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, personel TNI-Polri, serta para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja bersama menangani karhutla Gunung Api Awu, terutama para relawan yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran demi keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyerahkan sertifikat penghargaan dan memberikan upah lelah kepada para relawan melalui mekanisme non-tunai sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah juga berencana mengembangkan wadah relawan kebencanaan yang terorganisasi melalui pembinaan BPBD, dengan melibatkan komunitas pencinta alam, mahasiswa dan berbagai komunitas anak muda. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan serta penanganan bencana di wilayah Kepulauan Sangihe.
Mewakili Dandim 1301/Sangihe, Pasi Intel Kapten Inf Muhammad Yusuf menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi ancaman bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak. Kami berharap semangat kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat terus dipelihara, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” jelas Pasi Intel Kapten Inf. Muh Yusuf.
Pada kesempatan tersebut, perhatian juga diarahkan pada fenomena kabut asap yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kepulauan Sangihe. Masyarakat diimbau tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap cukup pekat, serta menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan asap. (Riko)












