Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongManadoMinahasaNasionalSangiheSulawesi UtaraTalaudTeknologiTNI

Pimpin Upacara Bulanan, Danrem 131/Santiago Bacakan Amanat Panglima TNI: Prajurit Harus Adaptif Hadapi Peperangan Modern

62
×

Pimpin Upacara Bulanan, Danrem 131/Santiago Bacakan Amanat Panglima TNI: Prajurit Harus Adaptif Hadapi Peperangan Modern

Sebarkan artikel ini

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi memimpin upacara bendera bulanan tanggal 17 yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Upacara Makorem 131/Santiago, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (19/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap dinamika global dan penguatan disiplin internal.

MANTOS

Mengawali amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya dari Presiden Republik Indonesia atas terselenggaranya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada 5 Oktober lalu yang berjalan sederhana namun penuh kekhidmatan. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana bagi TNI untuk terus berbenah diri agar semakin dicintai rakyat.

Panglima TNI mengingatkan bahwa kondisi global saat ini dipenuhi persaingan geopolitik, konflik bersenjata, serta ancaman perang informasi dan kognitif. Kehadiran doktrin peperangan modern seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), sistem persenjataan nirawak (drone), peperangan elektronika, dan sistem komando berbasis teknologi telah mengubah pola pertempuran secara signifikan.

“Menghadapi dinamika tersebut, kita harus memperkuat soliditas antarmatra, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, serta membangun ketahanan wilayah yang tangguh bersama rakyat,” ujar Danrem membacakan amanat Panglima TNI. Selain menjaga kedaulatan, TNI juga diwajibkan mengawal program prioritas nasional, termasuk ketahanan pangan dan energi.

Terkait pemenuhan kebutuhan militer, negara menaruh perhatian besar melalui modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). Namun, Panglima TNI menggarisbawahi bahwa modernisasi ini bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, melainkan harus mampu meningkatkan daya tempur, daya tangkal, serta kesiapan operasional satuan. Sejalan dengan itu, peningkatan layanan kesehatan, perumahan, dan pendidikan prajurit juga terus diperjuangkan.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin. Seluruh prajurit ditekankan untuk tidak terlibat dalam tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, perjudian konvensional maupun judi online, penipuan, pemerasan, hingga tindak kekerasan.

“Setiap pelanggaran sekecil apa pun akan menurunkan kredibilitas dan tingkat kepercayaan rakyat kepada TNI. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus selalu memberi rasa aman,” tegasnya.

Para komandan satuan pun diinstruksikan untuk menjadi teladan, melakukan pengawasan melekat, dan meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan anggotanya demi mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. (Regina.TS)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado