Scroll untuk baca artikel
KesehatanManadoPilihan Redaksi

RSUP Kandou Tidak Berorientasi Mengcovidkan Pasien

8
×

RSUP Kandou Tidak Berorientasi Mengcovidkan Pasien

Sebarkan artikel ini

MANADO, Manadonews.co.id-Terkait beredar video yang viral di medsos bahwa Pasien RSUP Kandou  yang meninggal sengaja di Covidkan
dijelaskan Direktur RSUP Kandou Manado  Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran, saat mengelar konprensi pers Selasa (27/10/2020).

Menurut dr Handry, pasien baru masuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Prof Kandou ditangani sesuai prosedur triase untuk menentukan penanganan dengan layanan Covid-19 atau non Covid-19. Berlaku untuk pasien baru atau rujukan dari rumah sakit lain.
Dokter pemeriksa akan melakukan mendiagnosa untuk melihat indikasi penyakit yang diderita pasien tersebut, seperti pemeriksaan rontgen paru maupun pengambilan sampel darah.

MANTOS

“Untuk penetapan diagnosa penyakit mutlak ada pada dokter pemeriksa sesuai kompetensi. Manajemen RSUP Kandou tidak ikut campur dalam hal penetapan diagnosa pasien, termasuk apakah pasien tersebut dikategorikan Covid-19,Karena dokter yang bersangkutan yang akan mempertanggungjawabkannya secara moral kepada Tuhan, secara ilmiah atau akademik, maupun secara hukum,” ujar dr Handry.

Ia meyakinkan bahwa layanan RSUP Prof Kandou sama sekali tidak berorientasi untuk mengcovidkan  pasien. Apalagi pemeriksaan secara lengkap dilakukan oleh setiap dokter untuk mengetahui diagnosa penyakit.
Meski demiikian jika seorang pasien menunjukkan indikasi untuk dikategorikan sebagai pasien Covid-19,” jelas dr Handry. maka dokter maupun perawat akan memberi edukasi kepada keluarga pasien terkait konsekuensi yang harus dihadapi karena akan dirawat di ruang isolasi.

Apakah itu pasien terdiagnosa suspek Covid-19 atau probable Covid-19 sembari menunggu hasil swab test. Sebagaimana screening wajib di masa wabah atau pandemi saat ini.

“Kami menyadari tugas mengedukasi keluarga pasien tidak mudah dan harus menyesuaikan kondisi keluarga pasien bersangkutan.Termasuk memberikan edukasi kepada keluarga ketika ada pasien yang meninggal dunia masih di IGD atau sebelum keluar hasil pemeriksaan swab. saat ini  RSUP  Kandou terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui Gugus Tugas maupun pihak kepolisian.Jika ada jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan maka pemulasaran dilakukan sepenuhnya oleh tim RSUP Kandou di Ruang Pemulasaran Jenazah Irina F Isolasi dan akan diantar dengan ambulans khusus,” pungkas dr Handry.

(Ben)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado
Berita Terbaru

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Megamall Manado di Kawasan Megamas, Jalan Pierre Tendean Boulevard, resmi dibuka kembali untuk masyarakat umum pada Rabu (16/9/2026). Pusat perbelanjaan ini beroperasi kembali dengan jam normal pukul 10.00 hingga…