Minut, MANADONEWS – Bupati Minahasa Utara Joune James Esau Ganda, SE diteguhkan sebagai Penatua Remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Immanuel Kaima, Minggu (20/12/2021) di GMIM Immanuel Kaima.
Ibadah dipimpin langsung Ketua Sinode GMIM Pdt Dr Hein Arina dengan mengambil bacaan dalam Perjanjian Baru Kitab Yohanes Pasal 1 ayat 1 sampai 14.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Joune Ganda yang hadir ditemani Istri Rizya Ganda-Davega, anak Valent Ganda, dan Ibu Kandung Vonny Maramis, diteguhkan dengan SK GMIM Immanuel Kaima 367/BPD/27/2021 periode 2022-2026.
Simbol Alfa dan Omega menunjuk pada Yesus Kristus, yang awal dan yang akhir (Wahyu: 1:17, 2:8: 21:6: 22:13), Sang Kepala Gereja, kepada siapa kita mengabdikan diri.
“Tugas utama penatua adalah bertugas dan bertanggung jawab atas, pelaksanaan ibadah, pemberitaan Firman dan kesaksian. Mengkoordinasikan pelayanan katekisasi,” kata Pdt Hein Arina.
Sebelumnya, Joune Ganda menyatakan kesiapannya menjadi pelayan khusus.
“Melalui pembasuhan kaki, hening dari keramaian serta kebulatan hati sebagai tanda siap menjadi hamba TUHAN, memiliki kerendahan hati seperti dilakukan Yesus,” ungkap Joune Ganda saat mengikuti retret Jumat (17/12).
Pada kesempatan itu pula, nampak momen mengharukan saat orang nomor satu itu membasuh kaki sang istri yang juga Ketua TP-PKK Rizya Ganda Davega.
“Tangan untuk sesama, hati untuk Tuhan,” ucapnya.
Tak pernah berhenti untuk melayani masyarakat, dengan tugas super sibuk sebagai Bupati Minahasa Utara.
“Melayani di Ladang Tuhan dan mengabdi untuk bangsa serta negara untuk mensejahterahkan rakyat,” kata Joune Ganda.
Diketahui, orang nomor satu di Minut itu terpilih sebagai Penatua Remaja GMIM Immanuel Kaima, Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minut, Provinsi Sulut dalam pemilihan Kompelka BIPRA, Minggu (17/10/2021) di gedung Gereja GMIM Immanuel Kaima.
Joune Ganda meraih suara bulat sebanyak 26 suara. Dia menjadi satu – satunya calon yang dipilih.
“Ini tanggung jawab yang diberikan Tuhan. Harus dilaksanakan sebaik baiknya,” katanya.
Joune Ganda mengatakan siap membagi waktu antara pekerjaan dan pelayanan.
Dikatakan Joune Ganda, menjadi pembina remaja merupakan tugas yang mulia.
“Pembinaan remaja menjadi hal yang sangat penting untuk menyiapkan generasi muda GMIM yang tangguh dan berkarakter kriatiani dalam menghadapi tantangan globalisasi,” katanya.
Disinggung tentang dirinya yang dicalonkan sebagai Penatua Remaja GMIM, ia mengaku siap jika dipercayakan.
“Sebagai pelayan itu adalah tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja nyata,” kata dia.
(Nando)












