Manadonews.co.id – Sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan (PDI-P) dicopot karena rangkap jabatan sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) imbas AD/ART PDI-P yang baru.
Terbaru, Olly Dondokambey dicopot dari posisi Ketua DPD PDI-P Sulut.
Sebelumnya, Ketua Umum Megawati Soekarno Putri juga mencopot Bambang Wuryanto dari posisi Ketua DPD Jateng, Said Abdullah Ketua DPD Jatim dan Esti Wijayanti Ketua DPD Bengkulu.
Pengamat politik dan pemerintahan, Taufik M Tumbelaka, mengatakan hal tersebut bagian dari konsolidasi serta penguatan internal PDI-P.
“Jelas PDI Perjuangan sudah menatap untuk 4 – 5 tahun ke depan, memperkuat posisi politik di hajatan politik seperti Pilpres, Pileg dan Pilkada jadi fokus utama,” jelas Taufik Tumbelaka kepada wartawan di Manado, Minggu (24/8/2025).
Terkait pengisian posisi pengganti Olly Dondokambey sebagai Ketua DPD Sulut, Tumbelaka menyebut PDI-P punya banyak ‘stock’ kader.
Steven OE Kandouw, Franky D Wongkar dan Adriana Dondokambey, masing-masing punya kelebihan.
Steven Kandouw dan Franky Wongkar merupakan kader matang, Adriana Dondokambey kader menarik dengan latar belakang birokrat politisi.
“Di luar nama-nama itu, PDI Perjuangan masih punya sejumlah kader politisi berlatar belakang pengusaha, Andre Angouw, Joune Ganda dan lainnya,” tukas Tumbelaka. (Jrp)












