Sitaro, MANADONEWS.CO.ID – Unsur TNI Angkatan Laut kembali memperkuat upaya penanggulangan bencana alam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Pada Rabu (14/01/2026) pukul 00.30 WITA, KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo-991 milik Koarmada III lego jangkar di Teluk Pulau Buhias, Kecamatan Siau Timur Selatan, dalam rangka Operasi Dukungan Penanggulangan Bencana Alam (Opsduk Gulbencal).
Kedatangan kapal bantu rumah sakit tersebut dipimpin langsung Komandan KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Kolonel Laut (P) Edi Herdiana, S.T., M.Tr.Opsla, dengan membawah rombongan pejabat tinggi TNI AL, termasuk Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M, serta jajaran Koarmada dan Kodaeral.
Sejumlah pejabat pusat dan daerah turut hadir menyambut kedatangan KRI, di antaranya Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia Inggrid Kalangit, S.KM, Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE, MM, unsur Forkopimda, serta pimpinan TNI–Polri di wilayah Sitaro dan Sangihe.

Pada pukul 07.00 WITA, dilaksanakan embarkasi logistik bantuan bencana dari KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo-991 menggunakan LCV 991-1 menuju Dermaga Ulu Siau, Kecamatan Siau Timur. Selanjutnya bantuan disalurkan ke gedung Perpustakaan Pemda Sitaro melalui kendaraan BNPB dan Denbekang XIII/Merdeka.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Siau, termasuk kebutuhan pangan, kesehatan, dan logistik darurat lainnya.
Usai sandar di Dermaga Ulu Siau, Pangkoarmada RI bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pengungsian di Museum Kelurahan Talorane, Kecamatan Siau Timur, guna melihat langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P, menyampaikan bahwa kehadiran KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo-991 menjadi bukti nyata sinergi TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kehadiran KRI Dr. Wahidin Sudirohusodo-991 sangat strategis dalam mendukung penanganan bencana di Sitaro. Ini menunjukkan komitmen TNI untuk hadir bersama rakyat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan dan pemulihan pascabencana,” ujar Dandim.
Ia menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodim 1301/Sangihe akan terus bersinergi dengan TNI AL, Polri, Pemda, dan seluruh unsur terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Operasi dukungan ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan kondisi sosial dan kemanusiaan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro. (Riko)












