MINUT,MANADONEWS.CO.ID– Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip didampingi Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka Ny Ella Martin, Rabu (21/1/2026) melakukan panen perdana jagung di lahan jagung Kompi Produksi Kodim 1310/Bitung Desa Pimpin, Jaga IX Kecamatan Kema I, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Kesehatan Kemasyarakatan Kabupaten Minut Umbase Mayuntu mewakili Bupati Minut, Kasiren Korem 131/Santiago Kolonel Inf Wasono Handayani, Kasiops Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Frandi Siboro, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Kabaglog Polres Minahasa Utara Kompol I Komang S. Wijaya mewakili Kapolres Minut, Pabung Minahasa Utara, Mayor Inf Saul Malangkas, Kadis Perhubungan Kabupaten Minut Bobby Nayoan, Dansub Pom Bitung Kapten Cpm Daniel Senen, Camat Kema Daniel Komenaung, Danramil 1310-05/Kauditan, Lettu Inf Isak Mangimpis, para pengurus Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka, serta pengurus Persit KCK Cabang LXII Kodim 1310/Bitung.
Di kesempatan itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia. Ia menjelaskan, sesuai dengan arahan dari Bapak KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat adalah untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan panen jagung ini tidak hanya memberikan hasil yang menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga membawa manfaat sosial kepada masyarakat Sulawesi Utara khususnya di Kabupaten Minahasa Utara.
“Korem 131/Santiago sebagai satuan kewilayahan juga memiliki tugas dalam membantu Pemerintah, termasuk dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, program ketahanan jagung dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Kesehatan Kemasyarakatan Umbase Mayuntu mengungkapkan, kegiatan ini sangat bagus dalam membantu produksi ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, khususnya dalam komoditi tanaman jagung sehingga meninggalkan produksi di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.
“Kami bersyukur kepada TNI-AD yang memiliki program ketahanan pangan baik di bidang pertanian, peternakan dan perikanan sehingga dapat membantu kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah Kabuapten Minut, kami juga siap membantu dalam kegiatan ketahanan pangan yang di programkan oleh TNI-AD ataupun Pemerintah Pusat,” ujarnya. (Regina.TS)












