MANADONEWS.CO.ID – Memasuki usia satu seperempat abad, PT Pegadaian membuktikan bahwa eksistensinya tidak hanya soal layanan finansial, tetapi juga tentang kemanusiaan.
Melalui PT Pegadaian Kantor Wilayah V SulutTengGo Malut Papua dan Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP), aksi nyata dilakukan dengan mengunjungi dua panti asuhan di Kota Manado.
Kegiatan bertajuk “Pegadaian Peduli Dhuafa” ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-125 Pegadaian yang mengusung tema besar: “125 Tahun Hadir Mengemaskan Harapan.”
Aksi Nyata di Dua Lokasi
Tim Pegadaian dan IIKP menyambangi dua titik utama untuk menyalurkan bantuan dan keceriaan, yaitu:
Panti Asuhan Assalam, Tuminting.
Panti Asuhan Bakti Kasih Karunia, Karombasan.
Kehadiran tim disambut hangat dengan tawa dan antusiasme para penghuni panti.
Selain memberikan bantuan fisik, momen ini juga dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dan berbagi motivasi kepada anak-anak agar tetap optimis menatap masa depan.
Detail Bantuan yang Disalurkan
Bantuan yang diberikan dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional harian serta meningkatkan standar kesehatan panti, meliputi:
Sembako: Bahan pangan pokok untuk kebutuhan nutrisi anak-anak.
Sanitasi: Perlengkapan kebersihan lingkungan dan alat kebersihan diri.
Kebutuhan Harian: Perlengkapan pendukung aktivitas harian penghuni panti.
“Kami sangat bersyukur. Bantuan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga memberikan dampak emosional yang luar biasa. Anak-anak merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam meraih cita-cita,” ujar salah satu pengurus panti.
Komitmen 125 Titik di Seluruh Indonesia
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V, Maksum, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Di usia ke-125 ini, kami ingin memastikan kehadiran Pegadaian menyentuh langsung aspek kemanusiaan. Program ini dilaksanakan secara serentak di 125 titik lokasi di seluruh Indonesia,” jelas Maksum.
Ia menambahkan bahwa sebagai BUMN, Pegadaian memiliki dua peran utama yang berjalan beriringan:
Orientasi Bisnis: Menjadi lembaga keuangan terpercaya.
Nilai Kemanusiaan: Menjadi agen pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Menatap Masa Depan
Melalui aksi ini, Pegadaian berharap dapat terus mempererat ikatan dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas tantangan sosial.
Di perjalanan panjangnya selama 125 tahun, Pegadaian tetap konsisten: tidak hanya mengemas emas, tetapi juga mengemaskan harapan bagi negeri. (**Jerry)
Langsung ke konten












