MANADONEWS.CO.ID – Harapan masyarakat terdampak pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung kini tertuju sepenuhnya pada DPRD Sulut.
Dalam RDP yang digelar di Ruang Rapat Komisi III, Senin (11/5/2026), warga membeberkan persoalan pelik mengenai “tanah sisa” yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan ganti rugi dari pihak pengembang proyek.
Renal Maringka, perwakilan Forum Masyarakat Jalan Tol Sulut, mengungkapkan kegelisahan warga yang memiliki lahan dengan bentuk tidak simetris pasca pembebasan.
“Tanah yang sisa itu torang sonimbole pake (sudah tidak bisa digunakan). Bayangkan lebarnya hanya 1-2 meter tapi panjangnya puluhan meter. Mau dibuat apa?” keluh Renal di hadapan para legislator.
Warga mendesak pihak PPK Pengadaan Jalan Tol segera menuntaskan pembayaran lahan tersebut karena nilainya telah hilang.
Mereka berharap intervensi dari DPRD Sulut dapat menekan pihak terkait agar memberikan kompensasi yang adil bagi rakyat yang sudah merelakan tanahnya demi pembangunan nasional. (Jerry)












