ADVETORIAL

Forkopimda Tinjau Dampak Gempa di Kawio, Marore dan Matutuang, KRI Selar Kirim Bantuan

×

Forkopimda Tinjau Dampak Gempa di Kawio, Marore dan Matutuang, KRI Selar Kirim Bantuan

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Pulau Kawio, Marore dan Matutuang, Kecamatan Kepulauan Marore, pada Kamis (11/06/2026) hingga Jumat (12/06/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan, serta sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe beberapa hari sebelumnya.

MANTOS

Usai melakukan peninjauan, Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Bupati Michael Thungari menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Korem, perbankan BUMN dan BUMD, Bank SulutGo, BRI, PLN, Pertamina, hingga berbagai elemen masyarakat yang turut berpartisipasi melalui donasi kemanusiaan.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian. Bantuan yang disalurkan merupakan wujud gotong royong dan kepedulian banyak pihak. Pemerintah akan terus mengawal proses pemulihan, mulai dari penanganan kebutuhan darurat hingga upaya perbaikan rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Thungari.

Di lokasi terdampak bencana, para tenaga medis turut memberikan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan gratis kepada masyarakat di tiga pulau tersebut. Sementara itu, tim Dinas Sosial menyiapkan makanan bagi warga terdampak, sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan penyaluran bantuan.

Staf Khusus Bupati Bidang Pendayagunaan Aparatur, Jonatan Antarani, yang turut mendampingi rombongan, mengatakan pemerintah bergerak cepat dalam merespons dampak gempa bumi yang terjadi di Kecamatan Kepulauan Marore. Menurutnya, langkah-langkah penanganan dilakukan berdasarkan data yang terus diperbarui dari lapangan sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

“Perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana sangat besar, baik dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selain itu, semangat gotong royong dari berbagai pihak menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat melewati masa-masa sulit ini,” kata Antarani.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan di Pulau Kawio, Marore, dan Matutuang. Para personel dari berbagai instansi terlibat langsung dalam penyaluran bantuan, pelayanan kesehatan, serta pendataan kerusakan akibat gempa.

Upaya penanganan bencana turut mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui penyediaan satu armada tol laut yang digunakan untuk mengangkut berbagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di wilayah perbatasan tersebut.

Sebelumnya, pada Kamis (11/06/2026), KRI Selar bersandar di Pelabuhan Kawio dalam rangka menjalankan misi kemanusiaan dengan membawa bantuan logistik bagi warga terdampak gempa di Kecamatan Kepulauan Marore.

Pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD) juga terus melakukan pendataan dan asesmen di lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak memperoleh penanganan dan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Kepulauan Marore.

Pada Jumat malam (12/06/2026), rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tiba kembali di Tahuna setelah menyelesaikan rangkaian misi kemanusiaan di wilayah terdampak.

(Advertorial)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop