MANADO – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Perjuangan Masyarakat Tokambahu-Makawidey, Kota Bitung, menggelar aksi demonstrasi damai di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (15/7/2026).
Aksi ini dipicu oleh rasa khawatir yang mendalam atas rencana penggusuran dan pengambilalihan lahan yang telah mereka tempati selama berpuluh-puluh tahun.
Dalam orasinya, perwakilan warga menyampaikan bahwa mereka butuh perlindungan dan kepastian hukum yang jelas dari pemerintah.
Mereka berharap tanah tempat mereka menyambung hidup tidak dirampas begitu saja secara semena-mena.
”Kami hanya meminta kepastian hukum atas tanah yang sudah kami huni selama puluhan tahun ini. Jangan gusur kami secara semena-mena,” ujar Oral Kasehung, salah satu perwakilan massa dalam orasinya.
Aksi damai ini berjalan tertib hingga akhirnya perwakilan warga diterima langsung oleh para legislator untuk menyerahkan dokumen resmi tuntutan mereka.
Warga berharap, melalui wakil rakyat di DPRD Sulut, hak-hak atas tanah mereka dapat diperjuangkan dan menemukan solusi yang adil.
Aksi damai diterima anggota DPRD Louis Schraam, Nick Lomban, dan Paula Runtuwene. (**Jrp)












