MITRA, MANADONEWS.CO.ID- Warga Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, menyoroti opini di media sosial Facebook yang menyeret nama pribadi dan keluarga dalam polemik pertambangan di Sulawesi Utara. Mereka meminta agar kritik tidak berubah menjadi tudingan tanpa dasar fakta.
Perbincangan bermula dari opini di media sosial yang membawa nama YN dan dikaitkan dengan keluarganya, termasuk istrinya yang merupakan anggota DPRD. Warga menilai kritik terhadap aktivitas pertambangan sah dalam ruang demokrasi, namun penyebutan nama pribadi dan keluarga harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menyerang kehormatan seseorang.
“Kalau ada dugaan pelanggaran hukum, sampaikan berdasarkan data dan mekanisme hukum, bukan sekadar membangun opini di media sosial,” ujar salah satu warga Belang.
Warga mengingatkan bahwa unggahan di media sosial yang memuat tuduhan atau pencemaran nama baik memiliki konsekuensi hukum. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta ketentuan pidana yang berlaku. Pihak yang merasa dirugikan disarankan menempuh jalur hukum resmi alih-alih membalas dengan perang opini.
Selain itu, warga meminta pembahasan tambang tidak digeneralisasi. Sektor pertambangan di Minahasa Tenggara dan Bolaang Mongondow Timur diakui telah menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anak.
Kendati demikian, dukungan terhadap ekonomi lokal tidak berarti mengabaikan hukum dan lingkungan. Aktivitas tambang tetap wajib mengantongi izin, memenuhi standar keselamatan, dan menaati aturan lingkungan.
Warga menyatakan sikap mendukung pengusaha tambang lokal yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat dibandingkan pihak luar. “Kami mendukung pengusaha lokal yang memberi pekerjaan, tetapi semua harus berjalan sesuai aturan agar warga tidak hanya menjadi penonton,” tegas warga.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pemerintah bersikap objektif menindak kegiatan ilegal tanpa menyamaratakannya dengan seluruh aktivitas pertambangan yang sah. Pengendalian ruang digital yang bijak serta penghormatan terhadap nama baik warga dinilai penting agar polemik tidak bergeser menjadi serangan personal. (*/Regina.TS)












