MINUT,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916/Bara Sakti Mayor Inf Aditya Yoga Pramana, dipercaya menjadi Komandan Apel dalam Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Minut, Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Senin (31/8/2026).
Apel gelar pasukan ini diselenggarakan sebagai langkah antisipasi dini menghadapi puncak musim kemarau yang rawan memicu titik api (hotspot) di sejumlah wilayah. Jajaran TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, hingga tenaga kesehatan disiagakan secara penuh dalam barisan.
Dalam amanatnya, Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, selaku pimpinan apel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti kesiapan total seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak boleh bersifat reaktif, melainkan harus dipersiapkan sejak dini melalui pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat.
“Sinergitas dan soliditas seluruh stakeholder adalah kunci utama. TNI, Polri, Pemda, BPBD, Damkar, instansi terkait, relawan, dan masyarakat harus bekerja terpadu sesuai tugas masing-masing,” ujar Danrem.
Danrem juga mengingatkan bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama, bukan tugas satu instansi saja. Oleh karena itu, seluruh instansi vertikal dan horizontal diminta aktif bekerja sama serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Saat ini, wilayah Minut tengah menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang memicu penurunan debit air hingga kegagalan panen pada tanaman produksi warga. Merespons situasi kritis tersebut, Danrem mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang telah menetapkan status tanggap darurat.
“Kita harus merasakan dan bergerak bersama untuk menyelesaikan kesulitan masyarakat,” tegas Danrem.
Sementara itu, Danyonif TP 916/Bara Sakti, Mayor Inf Aditya Yoga Pramana, menyatakan bahwa seluruh prajuritnya telah dibekali kemampuan teknis dan siap dikerahkan kapan saja untuk memperkuat mitigasi di lapangan. Pihaknya berkomitmen penuh mendampingi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kabut asap.
Melalui pergelaran pasukan ini, koordinasi komando terpadu diharapkan semakin solid. Dengan demikian, pencegahan dapat dimaksimalkan melalui patroli berkala dan edukasi langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Minut Joune Ganda, Kasiren Korem 131/Santiago Kolonel Inf Wasono Handayani, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Kasiops Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Juberth Nixon Purnama, Kapolres Minut AKBP Aulya Rifqie Djabar, Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Siswo Utomo, serta jajaran pejabat Pemkab Minut dan tamu undangan lainnya. (Regina.TS)












